Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BRPT, EXCL, LSIP dan LPPF oleh MNC Sekuritas | 12 Agustus 2021


MNC Daily Scope Wave

12 Agustus 2021

Pada perdagangan Selasa kemarin (10/8), IHSG bergerak terkoreksi 0,6% ke level 6,088, pergerakan IHSG pun sudah menembus MA20-nya. Kami memperkirakan adanya dua skenario pada IHSG, dimana pada jangka pendeknya IHSG akan sama-sama menguat terlebih dahulu untuk menguji level 6,150-6,200. Namun, pada skenario hitam, penguatan IHSG merupakan bagian dari koreksi wave E pada pola triangle yang mana IHSG akan berlanjut terkoreksi menuju ke 5,850-5,900. Skenario terbaiknya, pada merah, dimana koreksi IHSG hanya akan menguji 6,000-6,010 dan kembali menguat.

Support: 6,015, 5,947

Resistance: 6,166, 6,263

BRPT - Buy on Weakness (1,035)

Pada perdagangan kemarin (10/8), BRPT ditutup terkoreksi 5,9% ke level 1,035. Kami memperkirakan, posisi BRPT saat ini sedang membentuk wave 2 terlebih dahulu. Hal ini berarti, BRPT masih rawan terkoreksi meskipun relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 940-1,020

Target Price: 1,165, 1,350

Stoploss: below 900

EXCL - Spec Buy (2,540)

EXCL ditutup terkoreksi 0,8% ke level 2,540 pada perdagangan kemarin (10/8), pergerakan EXCL kemarin tertahan oleh MA20 dan MA60-nya. Posisi EXCL saat ini kami perkirakan sudah berada di akhir wave [b] dari wave 3, sehingga EXCL masih berpeluang menguat kembali, terlebih apabila EXCL mampu break 2,730.

Spec Buy: 2,500-2,540

Target Price: 2,700, 3,070

Stoploss: below 2,360

LSIP - Buy on Weakness (1,070)

Pada perdagangan kemarin (10/6), LSIP ditutup menguat 2,9% ke level 1,070 dan mulai muncul adanya tekanan beli. Kami perkirakan, posisi LSIP sudah berada di akhir wave B dari wave (B). Hal ini berarti, koreksi LSIP diperkirakan sudah terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,045-1,070

Target Price: 1,150, 1,300

Stoploss: below 965

LPPF - Buy on Weakness (2,090)

LPPF ditutup menguat 1% ke level 2,090 pada perdagangan Selasa kemarin (10/8). Kami memperkirakan posisi LPPF sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B), sehingga LPPF masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 2,030-2,090

Target Price: 2,240, 2,350

Stoploss: below 1,795

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Pengertian Price-to-Earnings Ratio (PER)

Apa itu Rasio Price-to-Earnings Ratio (PER)? Price-to-Earnings Ratio (PER atau P/E Ratio) adalah rasio untuk menilai perusahaan yang mengukur harga saham saat ini relatif terhadap earning per share  (EPS). Rasio harga terhadap pendapatan kadang-kadang juga dikenal sebagai kelipatan harga atau kelipatan laba. PER digunakan oleh investor dan analis untuk menentukan nilai relatif saham perusahaan dalam perbandingan apple to apple. Ini juga dapat digunakan untuk membandingkan perusahaan dengan catatan sejarahnya sendiri atau untuk membandingkan pasar agregat satu sama lain atau dari waktu ke waktu. Rumus PER (P/E Ratio) Cara Menghitung Nilai P/E Untuk menentukan nilai PER seseorang harus membagi harga saham saat ini dengan earning per share (EPS) . Harga saham saat ini (P) dapat diperoleh dengan memasukkan simbol ticker saham ke situs web keuangan mana pun, dan meskipun nilai konkret ini mencerminkan apa yang saat ini harus dibayar oleh investor untuk sebuah saham, EP

Analisa Saham SMBR, BRMS, PGAS dan BUMI | 13 Oktober 2021

PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) Saham SMBR pada perdagangan hari Selasa bergerak konsolidasi dan ditransaksikan dengan volume transaksi yang relatif sepi. Namun, nampak volume transaksi menjelang penutupan perdagangan kian meningkat. Indikator stochastic menunjukan adanya golden cross di level 37. Sedangkan pada indikator bollinger band nampak menunjukkan band yang kian melebar yang mengindikasikan volatilitas meningkat. Secara jangka menengah hingga panjang, saat ini SMBR sedang menguji resistant MA50, apabila MA50 tertembus, ada potensi secara jangka panjang SMBR akan melanjutkan trend bullish jangka menengah hingga panjang. Secara jangka pendek SMBR diperkirakan akan bergerak pada support middle band 690 hingga resistant upper band 800.  Rekomendasi: Trading Buy Support: Rp 690 Resistance: Rp 800 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Secara teknikal BRMS saat ini bergerak sideways dengan kecenderungan bergerak menguat. Indikator MACD positif. I

Analisa Saham AGRO, EMTK dan SMGR | 14 Oktober 2021

PT Bank Rakyat Indonesia Agronia Tbk (AGRO) AGRO pada perdagangan hari ini ditutup melemah dan bergerak pada trend bearish continiation. Nampak, AGRO baru saja menembus level MA20-nya sebagai support jangka pendeknya yaitu di level support 1910. Namun, AGRO diperdagangkan dengan volume yang cukup ramai dimana indikator stochastic saat ini berada di areal jenuh jual. Band pada indikator bollinger band kian melebar indikasi volatilitas yang juga meningkat.   Ditengah volatilitas adro yang kian meningkat, nampak saat ini adro masing menguji support selanjutnya di level 1800. Apabila AGRO mampu bertahan di atas support mayor 1.800 dan mengalami teknikal rebound dan ada potensi AGRO akan bergerak kembali diatas MA20nya. Namun apabila gagal, ada potensi melanjutkan pelemahan ke level support selanjutnya yaitu di level 1720. Rekomendasi: Spekulatif buy Support: Rp 1.800 Resistance: Rp 1.910 Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Downtrend menuju Rp 1.