google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BMRI, MYOR dan PTBA | 30 September 2021 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BMRI, MYOR dan PTBA | 30 September 2021

PT Bukit Asam Tbk (PTBA)


Stochastic berada di level 90 dan akan deadcross, dan MACD-nya masih menunjukkan tanda naik. Candle sudah berada di atas garis atas bolinger band.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 2.570 per saham

Resistance: Rp 2.700 per saham

Kiswoyo Adi Joe, Reswara Gian Investa


PT Mayora Indah Tbk (MYOR)


Kami perkirakan, posisi MYOR saat ini masih berada pada fase downtrend, meskipun Rabu (29/9) koreksi MYOR tertahan oleh MA60-nya, tetapi dapat dicermati dari sisi indkator MACD dan Stochastic yang masih menunjukkan tanda-tanda lanjutan koreksi.

Rekomendasi: Sell on strength

Support: Rp 2.230 per saham

Resistance: Rp 2.440 per saham

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


PT Bank Mandiri Tbk (BMRI)


BMRI pada perdagangan Rabu (29/9) ditutup menguat ditransaksikan dengan volume transaksi yang cukup ramai. Indikator stochastic berada ada areal oversold atau jenuh jual dan juga nampak menunjukkan adanya sinyal buy. Dalam jangka menengah, BMRI terlihat saat ini sedang menguji support jangka menengah yaitu di level MA50. Sementara secara jangka pendek, saat ini BMRI juga sedang bergerak pada level support lower band pada indikator bollinger band yaitu di level 6.000. Apabila BMRI terkonfirmasi mampu rebound dari level 6.000, ada potensi bagi BMRI melanjutkan penguatan menguji resistant middle band di level 6.150, namun apabila BMRI tidak mampu bertahan di atas level support 6.000, ada potensi BMRI akan menguji support selanjutnya yaitu di level 5.900.

Rekomendasi: Trading buy

Support: Rp 5.900 per saham

Resistance: Rp 6.150 per saham

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...