google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Matahari Department Store Tbk Raih Kenaikan Pendapatan Periode Juni 2021 Langsung ke konten utama

PT Matahari Department Store Tbk Raih Kenaikan Pendapatan Periode Juni 2021


PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) melaporkan penjualan kotor sebesar Rp 6,6 Triliun untuk periode yang berakhir 30 Juni 2021, 67% di atas 2020 pada periode yang sama. Pendapatan bersih sebesar Rp 3,6 Triliun, 58% di atas tahun 2020.

Matahari telah kembali meraih profitabilitas, dengan laba bersih Rp 533 Miliar untuk Semester pertama tahun 2021. Hasil ini dicapai meskipun terdapat pembatasan mudik yang mempengaruhi penjualan Lebaran, daya beli yang menurun, pembatalan cuti bersama dan beberapa langkah yang diambil demi melindungi kesehatan masyarakat seperti pengurangan jam operasional.

Matahari telah melihat kemajuan yang menjanjikan di bidang operasional utama berikut:


- marjin yang lebih dapat diprediksi dengan penghentian penjualan merek dan mode yang berkinerja buruk

- modernisasi yang sedang berlangsung atas barang dagangan, dengan serangkaian inisiatif baru yang telah membuahkan hasil

- wilayah operasi yang ditata ulang demi produktivitas yang lebih tinggi

- pekerjaan peningkatan gerai untuk pengalaman berbelanja yang lebih lancar

- penggunaan pengeluaran modal yang lebih selektif untuk peningkatan pelayanan pelanggan yang utama

- peralihan ke model beraset ringan dengan berkurangnya gudang, aset dan aset berkinerja rendah berjalan dengan baik


Perseroan berkeyakinan bahwa sahamnya bernilai terlalu rendah, sehingga Perseroan meluncurkan program pembelian kembali saham pada Agustus 2021, dengan maksimal 15% dari modal disetor dan ditempatkan Perseroan dengan dana yang dialokasikan sebesar Rp 450 Miliar.

Perseroan juga telah menyelenggarakan RUPST pada 27 Agustus 2021 yang menyetujui perubahan susunan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Perubahan ini disetujui oleh para pemegang saham Perseroan untuk mendukung Perseroan dalam melanjutkan pelaksanaan strategi transformasi dan pertumbuhan Perseroan di tahun 2021 dan seterusnya.


Dewan Komisaris


Presiden Komisaris : Monish Mansukhani

Wakil Presiden Komisaris Independen : Roy Nicholas Mandey

Komisaris : Andy Adhiwana*

Komisaris : Adrian Suherman

Komisaris Independen : Bianca Cheo Hui Hsin*

Komisaris Independen : David Fernando Audy*


Direksi:


Presiden Direktur : Bunjamin J. Mailool

Wakil Presiden Direktur Independen : Terry O.Connor

Direktur Independen : Niraj Jain

Direktur Independen : Irwin Abuthan

Direktur Independen : Miranti Hadisusilo*

Direktur Independen : Herni Dian Anggreani*


Terry O'Connor, CEO Matahari mengatakan, "Kami senang dapat kembali meraih profitabilitas dan ini merupakan bukti kerja keras dan ketekunan karyawan kami. Kami telah melunasi hutang kami dan memiliki saldo kas yang sangat sehat pada akhir periode.

Oleh karena itu, kami percaya Matahari dapat tampil jauh lebih baik setelah PPKM seiring dengan semakin cepatnya pelaksanaan inisiatif dan tantangan terkait COVID-19 semakin terlampaui dan kami bermaksud menjadikan musim lalu sebagai pembelajaran utama bagi musim Lebaran 2022.

Dengan orangorang kami yang sekarang telah divaksinasi sepenuhnya, dan protokol keamanan kami yang kuat, kami percaya bahwa kami berada di posisi yang tepat untuk memanfaatkan sepenuhnya pemulihan yang akan datang di gerai-gerai kami dan dalam pencapaian ambisi omni channel kami, terlebih saat ini semua gerai kami di telah 100% dibuka dengan tetap mengikuti protokol kesehatan dan peraturan PPKM yang berlaku di regional masing-masing".(end)


Sumber: IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...