google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ASII, LSIP, MDKA dan ACST oleh MNC Sekuritas | 28 September 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, LSIP, MDKA dan ACST oleh MNC Sekuritas | 28 September 2021


MNC Daily Scope Wave

28 September 2021


Pada perdagangan kemarin (27/9), IHSG ditutup terkoreksi 0,4% ke level 6,122 dan diiringi dengan tekanan jual yang cukup besar. Kami memperkirakan, saat ini IHSG masih berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [iii] pada skenario hitam, sehingga IHSG masih cenderung terkoreksi untuk menguji level 6,060-6,100 terlebih dahulu. Dapat dicermati 5,996 sebagai support, bila masih mampu berada di atas support, maka IHSG berpeluang menguat kembali menguji resistance 6,170-6,200. Tetap waspadai apabila IHSG kembali terkoreksi agresif ke bawah 5,996 dan 5,982, apabila hal ini terjadi maka IHSG masih akan terkoreksi ke arah 5,850-5,900.

Support: 5,996, 5,982

Resistance: 6,170, 6,263


ASII - Buy on Weakness (5,175)

Pada perdagangan kemarin (27/9), ASII ditutup menguat 0,5% ke level 5,175. Kami perkirakan, posisi ASII saat ini sudah berada di akhir wave [iv] dari wave 1. Hal ini berarti, koreksi ASII diperkirakan sudah relatif terbatas dan berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 5,100-5,175

Target Price: 5,350, 5,800

Stoploss: below 5,025


LSIP - Buy on Breakout (1,115)

LSIP ditutup menguat 4,7% ke level 1,115 pada perdagangan kemarin (27/9), pergerakan LSIP diikuti dengan munculnya tekanan beli. Selama tidak terkoreksi kembali ke bawah 1,040, maka saat ini posisi LSIP sedang berada di awal wave [c] dari wave Y dari wave (B). Hal ini berarti LSIP berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Breakout: 1,120

Target Price: 1,150, 1,250

Stoploss: below 1,040


MDKA - Spec Buy (2,650)

MDKA ditutup terkoreksi tipis ke level 2,650 pada perdagangan kemarin (27/9). Selama MDKA masih bergerak di atas 2,580 sebagai supportnya, maka kami perkirakan MDKA saat ini sedang berada di awal wave Y dari wave (B).

Spec Buy: 2,600-2,650

Target Price: 2,800, 2,970

Stoploss: below 2,580


ACST - Buy on Weakness (258)

Kemarin (27/9), ACST ditutup menguat 4% dan mulai muncul volume pembelian yang relatif besar. Kami perkirakan, saat ini posisi ACST sedang berada di awal wave [iii] dari wave 3. Hal ini berarti, ACST masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 248-258

Target Price: 300, 360

Stoploss: below 234


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...