google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ELSA, ERAA, ICBP dan IMAS oleh MNC Sekuritas | 14 September 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ELSA, ERAA, ICBP dan IMAS oleh MNC Sekuritas | 14 September 2021


MNC Daily Scope Wave

14 September 2021


IHSG ditutup terkoreksi tipis, sebesar 0,1% ke level 6,088 pada perdagangan kemarin (13/9), IHSG sempat menguat, namun penguatannya tertahan oleh MA20-nya. Support terdekat dari IHSG berada di 5,982, best case-nya, apabila IHSG mampu bertahan di atas level support dan bergerak menguat menembus 6,150-6,170, maka IHSG saat ini sedang membentuk awal dari wave 3. Namun demikian, bila IHSG kembali terkoreksi ke bawah support-supportnya, maka IHSG akan membentuk wave [y] dari wave E dari wave (X) ke area 5,850-5,900.

Support: 5,982, 5,938

Resistance: 6,150, 6,263


ELSA - Buy on Weakness (282)

ELSA ditutup menguat 2,2% ke level 282 pada perdagangan kemarin (13/9). Kami perkirakan, saat ini posisi ELSA sedang berada di awal wave [v] dari wave 1. Hal ini berarti, ELSA berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 274-282

Target Price: 326, 350

Stoploss: below 270


ERAA - Spec Buy (585)

Pada perdagangan kemarin (13/9), ERAA ditutup cenderung flat di level 585. Selama ERAA masih mampu bertahan di atas 565, maka kami perkirakan saat ini posisi ERAA sedang berada di awal wave [c] dari wave Y.

Spec Buy: 570-585

Target Price: 620, 660

Stoploss: below 565


ICBP - Buy on Weakness (8,425)

ICBP ditutup terkoreksi 0,9% ke level 8,425 pada perdagangan kemarin (13/9), koreksi ICBP masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Namun demikian, kami perkirakan posisi ICBP saat ini sedang berada pada bagian dari wave y dari wave (ii) dari wave [iii]. Manfaatkan koreksi ICBP untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 8,150-8,300

Target Price: 8,650, 9,100

Stoploss: below 8,075


IMAS - Buy on Weakness (955)

IMAS ditutup terkoreksi 0,5% ke level 955 pada perdagangan kemarin (13/9). Selama IMAS masih mampu bertahan di atas 905 sebagai level supportnya, maka posisi IMAS saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave 3 dari wave (C).

Buy on Weakness: 930-955

Target Price: 1,050, 1,160

Stoploss: below 905


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...