google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Update Harga Komoditas dan Indeks | 21 September 2021 Langsung ke konten utama

Update Harga Komoditas dan Indeks | 21 September 2021


U.S. stocks began the week deeply in the red as investors continued to flock to the sidelines in September amid several emerging risks for the market.

There were a number of reasons for the sell-off:

● Investors fear a contagion sweeping financial markets from the troubled China property market. Hong Kong equities saw a big sell-off during the Asia trading session on Monday. The benchmark Hang Seng index plunged 4% with embattled developer China Evergrande Group on the brink of default.

● The Federal Reserve begins a two-day meeting Tuesday and investors are worried the central bank will signal it’s ready to start pulling away monetary stimulus amid surging inflation and improvement in the job market.

● Covid cases because of the delta variant remain at January levels as colder weather approaches in North America.

● September has the worst track record of any month, averaging a 0.4% decline, according to the Stock Trader’s Almanac. History shows the selling tends to pick up in the back half of the month.

● Investors are also concerned about brinkmanship in DC as the deadline to raise the debt ceiling approaches. Congress returned to Washington from recess rushing to pass funding bills to avoid a government shutdown.


Dow.......33970   -614.4     -1.78%

Nasdaq.14714   -330.1     -2.19%

S&P 500..4358    -75.3      -1.70%.


FTSE.......6903    -59.7        -0.86%

Dax........15132   -358.1      -1.03%

CAC........6456    -114.4      -1.74%


Nikkei...30500     closed      +0.58%

HSI........24099    -821.6       -3.30%

Shanghai..3614  closed      +0

ST Times..3042  -28.350     -0.96%


IDX.....  6076.32   -56.03       -0.32%

LQ45.....854.83    -7.61         -0.88%

 

Indo10Yr..6.2884  +0.0038    +0.06%

ICBI.....329.7245   +0.0017    +0.00%

US10Yr...1.3090     -0.0610     -4.45%

VIX.............25.71   +4.90       +23.55%‼️

  

USDIndx .....93.2400   +0.0450  +0.05%

Como Indx.....218.10   -4.01        -1.81%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN........161.46   -3.34        -2.03%


IndoCDS..86.2482  +16.442  +23.55%‼️

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR.....14242.50     +20          +0.14%

Jisdor..14233.00    +18          +0.13%


Euro.........1.1728   -0.0081     -0.69%


TLKM........24.14     -0.05         -0.21%

(3436)

EIDO..........21.01     -0.25         -1.18%

EEM..........49.99      -1.38         -2.69%


Oil..........70.59         -1.38        -1.92%

Gold ...1765.10       +13.70    +0.78%

Timah ..33967.50   -255.00    -0.75%

Nickel...18952.50   -437.50    -2.26%

Silver........22.27      -0.07         -0.31%

Copper.....413.15    -11.45      -2.70%

 

Coal price...177.50   unch       +0%

(Sep/Newcastle) 

Coal price...179.65    +2.00     +1.13%

(Okt/Newcastle)

Coal price....171.05   +2.45     +1.45%

(Sep/Rotterdam) 

Coal price....169.05   +4.15    +2.52%‼️

(Okt/ Rotterdam)


CPO(Des).....4167    -88            -2.07%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........521.25    -5.50         -1.04%

SoybeanOil..54.37   -1.39         -2.47%

Wheat.......700.75    -8.00         -1.13%


Wood pulp...4660.00  unch     +0%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Ramajanto Tirtawisata Tambah Kepemilikan Saham PANR

Ramajanto Tirtawisata selaku Wakil Direktur Utama PT. Panorama Sentrawisata Tbk. (PANR) telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 6 Februari hingga 13 Februari 2023. Dalam keterangan tertulisnya AB Sadewa Coporate Secretary PANR Selasa (14/2) menuturkan bahwa Ramajanto i telah membeli sebanyak 4.427.900 lembar saham di harga Rp491-Rp524 per saham. "Tujuan dari pembelian saham tersebut adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya. Pasca pembelian, maka kepemilikan saham Ramajanto Tirtawisata di PANR bertambah menjadi 71,6 juta lembar saham setara dengan 5,97% dibandingkan sebelumnya sebanyak 67,2 juta lembar saham setara dengan 5,6%. (end) Sumber: iqplus - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.