google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBRI, MLPL, ASII dan DOID oleh MNC Sekuritas | 1 Oktober 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBRI, MLPL, ASII dan DOID oleh MNC Sekuritas | 1 Oktober 2021


MNCS Daily Scope Wave 

1 Oktober 2021

Menutup bulan September (30/9), IHSG ditutup menguat cukup signifikan sebesar 2% ke level 6,286 dan telah break dari beberapa level resistancenya di 6,170 dan 6,263. Kami memperkirakan, penguatan IHSG akan relatif terbatas dan rentan untuk terkoreksi dahulu. Adapun level koreksi IHSG kami perkirakan berada pada rentang 6,180-6,240, koreksi ini merupakan koreksi yang wajar dan IHSG kami perkirakan akan menguat kembali untuk mengarah ke 6,400, selama tidak terkoreksi ke bawah 6,086.

Support: 6,086, 5,996

Resistance: 6,356, 6,394


BBRI - Buy on Weakness

Pada perdagangan kemarin (30/9), BBRI ditutup menguat 2,9% ke level 3,850 diikuti dengan peningkatan volume beli, pergerakan BBRI pun sudah menembus MA60-nya. Kami perkirakan, selama BBRI mampu bertahan di atas 3,690 sebagai supportnya, maka posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave A dari wave (B).

Buy on Weakness: 3,760-3,850

Target Price: 4,050, 4,200

Stoploss: below 3,690


MLPL - Spec Buy

MLPL ditutup menguat 5,6% ke level 570 pada perdagangan kemarin (30/9), pergerakan MLPL pun telah menembus MA60-nya. Kami memperkirakan, bila MLPL mampu bergerak di atas 515 sebagai supportnya, maka posisi MLPL saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C dari wave (B) dan akan lebih terkonfirmasi bila mampu break resistance 600.

Spec Buy: 550-570

Target Price: 600, 650

Stoploss: below 515


ASII - Buy on Breakout

ASII ditutup menguat 3,3% ke level 5,500 pada perdagangan kemarin (30/9). Kami perkirakan, posisi ASII saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave 1, hal ini akan lebih terkonfirmasi apabila ASII mampu break dari resistance di 5,550.

Buy on Breakout: 5,550

Target Price: 5,675, 5,800

Stoploss: below 5,225


DOID - Buy on Weakness

DOID ditutup terkoreksi 0,6% ke level 330 pada perdagangan kemarin (30/9). Kami perkirakan, koreksi yang terjadi pada DOID merupakan bagian dari wave (iv) dari wave [c] dari wave D pada pola trianglenya. Manfaatkan koreksi DOID untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 320-330

Target Price: 360, 400

Stoploss: below 316


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...