google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ADHI, IMAS, AISA dan EXCL oleh MNC SEKURITAS | 18 November 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ADHI, IMAS, AISA dan EXCL oleh MNC SEKURITAS | 18 November 2021

MNC Daily Scope Wave
18 November 2021


IHSG ditutup menguat 0,4% ke level 6,675 dan diikuti oleh peningkatan volume transaksi. Kami memperkirakan, saat ini IHSG sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v] dari wave A sehingga IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji area 6,690 dan menguji area resistance di 6,700. Diperkirakan, meskipun terkoreksi akan relatif terbatas ke rentang area 6,638-6,646, tetap waspadai support terdekat di 6,550 dan 6,480.

Support: 6,550, 6,480

Resistance: 6,680, 6,700


ADHI - Buy on Weakness (1,110)

Kemarin (17/11), ADHI ditutup menguat 1,4% ke level 1,110 diiringi dengan peningkatan tekanan beli. Kami perkirakan, posisi ADHI saat ini sedang berada pada bagian dari wave (5) dari wave [C], sehingga ADHI berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,095-1,110

Target Price: 1,200, 1,350

Stoploss: below 1,080


IMAS - Spec Buy (1,010)

Pada perdagangan kemarin (17/11), IMAS ditutup terkoreksi 1,5% di level 1,010, koreksi IMAS masih tertahan oleh MA60-nya. Selama IMAS masih bergerak di atas 970 sebagai supportnya, maka saat ini IMAS sedang membentuk awal wave [y] dari wave 3. Hal ini berarti, koreksi IMAS akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali, terlebih bila mampu break resistance 1,090.

Spec Buy: 990-1,010

Target Price: 1,165, 1,270

Stoploss: below 970


AISA - Spec Buy (220)

AISA ditutup flat di level 220 pada perdagangan kemarin (17/11). Selama tidak terkoreksi ke bawah 212, maka kami perkirakan saat ini AISA sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iii] dari wave C. Hal ini berarti, koreksi AISA akan cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 216-220

Target Price: 256, 300

Stoploss: below 212


EXCL - Buy on Weakness (2,930)

EXCL ditutup menguat 0,3% ke level 2,930 pada perdagangan kemarin (17/11). Posisi EXCL saat ini kami perkirakan sedang berada di akhir wave 4 dari wave (C), dimana koreksi EXCL akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 2,820-2,920

Target Price: 3,080, 3,270

Stoploss: below 2,800


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...