google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BRMS, TINS, ERAA dan BBKP oleh MNC Sekuritas | 1 November 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BRMS, TINS, ERAA dan BBKP oleh MNC Sekuritas | 1 November 2021


MNCS Daily Scope Wave 1 November 2021

Menutup bulan Oktober kemarin (29/10), IHSG ditutup menguat 1% ke level 6,591, namun demikian penguatan IHSG tertahan oleh MA5. Dapat diperhatikan, support terdekat di 6,509 dan resistance di 6,687, bila IHSG tidak kembali terkoreksi ke bawah level supportnya maka IHSG saat ini sudah menyelesaikan wave [iv] dan berpeluang bergerak menguat untuk menguji resistance. Sebaliknya, bila break support maka IHSG akan menuju ke 6,457.

Support: 6,509, 6,451

Resistance: 6,600, 6,680


BRMS - Buy on Weakness

Pada perdagangan Jumat kemarin (29/10), BRMS ditutup menguat 4,3% ke level 98, pergerakan BRMS diikuti dengan munculnya tekanan beli yang cukup besar. Kami memperkirakan, pergerakan BRMS saat ini sedang berada pada awal wave (iii) dari wave [c] dari wave B, sehingga BRMS berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 94-98

Target Price: 103, 110

Stoploss: below 93


TINS - Buy on Weakness

Jumat kemarin (29/10), TINS ditutup menguat 1,9% ke level 1,590 dan mulai muncul adanya volume pembelian. Selama tidak terkoreksi ke bawah 1,525, maka posisi TINS saat ini sedang berada di awal wave [iii] sehingga diperkirakan TINS berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 1,560-1,590

Target Price: 1,650, 1,765

Stoploss: below 1,525


ERAA - Buy on Weakness

ERAA ditutup menguat 2,4% ke level 650 pada perdagangan Jumat kemarin (29/10) dan diiringi dengan peningkatan tekanan beli. Kami perkirakan, posisi ERAA saat ini sedang berada pada bagian dari wave (3) dari wave [C]. Hal ini berarti, meskipun terkoreksi maka akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 630-650

Target Price: 675, 725

Stoploss: below 615


BBKP - Spec Buy

BBKP ditutup terkoreksi 0,5% ke level 428 pada perdagangan Jumat kemarin (29/10), pergerakan BBKP masih tertahan oleh MA20-nya. Posisi BBKP saat ini, diperkirakan sedang berada di wave (b) dari wave [iii] dari wave C. Hal ini berarti, koreksi BBKP akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Spec Buy: 418-428

Target Price: 466, 530

Stoploss: below 412


Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...