google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham WTON, BMRI, PGAS dan POWR oleh MNC SEKURITAS | 15 November 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham WTON, BMRI, PGAS dan POWR oleh MNC SEKURITAS | 15 November 2021



MNC Daily Scope Wave
15 November 2021

IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 6,651 pada perdagangan akhir pekan kemarin (12/11). Posisi IHSG saat ini sudah berada pada koreksi minimal dari wave (iv) dari wave [v], terdapat kemungkinan IHSG menguat terlebih dahulu untuk menguji 6,660-6,680. Namun demikian tetap waspadai 6,646 sebagai support terdekatnya, apabila IHSG kembali koreksi ke bawah level tersebut maka IHSG masih rawan koreksi ke 6,612-6,632. Setelah IHSG selesai membentuk wave (iv) maka IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji 6,750-6,800.

Support: 6,646, 6,550

Resistance: 6,700, 6,750


WTON - Buy on Weakness (276)

Menutup pekan kemarin (13/11), WTON bergerak terkoreksi 2,1% ke level 276. Selama WTON tidak terkoreksi ke bawah 266, maka kami perkirakan saat ini posisi WTON sudah berada di akhir wave 2 dari wave (3). Hal ini berarti, koreksi WTON relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 270-276

Target Price: 316, 354

Stoploss: below 266


BMRI - Buy on Weakness (7,100)

BMRI ditutup terkoreksi 1,7% ke level 7,100 pada perdagangan Jumat kemarin (12/11). Selama tidak terkoreksi ke bawah 6,850, maka posisi BMRI sedang membentuk awal dari wave 5 dari wave (3). Hal ini berarti koreksi BMRI relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 6,950-7,050

Target Price: 7,450, 7,700

Stoploss: below 6,850


PGAS - Buy on Weakness (1,495)

Pada perdagangan Jumat kemarin (12/11), PGAS ditutup terkoreksi 0,7% ke level 1,495. Kami perkirakan, posisi PGAS saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 5 dari wave (3), sehingga selama PGAS masih mampu bertahan di atas 1,445 maka PGAS masih berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,460-1,495

Target Price: 1,570, 1,700

Stoploss: below 1,445


POWR - Buy on Weakness (655)

POWR ditutup menguat 1,6% ke level 655 pada perdagangan akhir pekan kemarin (12/11), penguatan POWR masih tertahan di MA200-nya. Posisi POWR saat ini diperkirakan sedang berada di awal dari wave (3) dari wave [C], sehingga POWR masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 635-655

Target Price: 700, 730

Stoploss: below 620


Disclaimer On




Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...