google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MMLP, TOWR, LPPF dan ELSA oleh MNC SEKURITAS | 27 Desember 2021 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MMLP, TOWR, LPPF dan ELSA oleh MNC SEKURITAS | 27 Desember 2021



MNC Daily Scope Wave
27 Desember 2021


IHSG ditutup menguat 0,1% ke level 6,562 pada perdagangan Jumat kemarin (24/12), penguatan IHSG pun masih tertahan oleh cluster MA20 dan MA60. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,529 sebagai support terdekatnya, maka kami perkirakan IHSG berpeluang menguat kembali untuk menguji area cluster MA di 6,592-6,600 terlebih dahulu untuk membentuk wave (ii).

Support: 6,529, 6,480

Resistance: 6,688, 6,750


MMLP - Buy on Weakness (585)

Menutup akhir pekan kemarin (24/12), MMLP ditutup terkoreksi 1,7% ke level 585, koreksi MMLP masih tertahan oleh level support terdekatnya di 570. Kami memperkirakan, posisi MMLP saat ini sedang berada pada bagian dari wave (ii), sehingga MMLP masih rawan terkoreksi terlebih dahulu. Manfaatkan koreksi MMLP untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 545-570

Target Price: 650, 735

Stoploss: below 535


TOWR - Buy on Weakness (1,150)

TOWR ditutup menguat 2,2% ke level 1,150 pada perdagangan Jumat kemarin (24/12), penguatan TOWR pun telah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, saat ini posisi TOWR sedang berada di awal wave A dari wave (B). Hal ini berarti, TOWR berpeluang melanjutkan penguatannya selama masih berada di atas 1,105.

Buy on Weakness: 1,125-1,150

Target Price: 1,230, 1,300

Stoploss: below 1,105


LPPF - Spec Buy (3,950)

Pada perdagangan akhir pekan kemarin (24/12), LPPF ditutup flat ke level 3,950, penguatan LPPF pun masih tertahan oleh MA20. Selama LPPF tidak terkoreksi ke bawah 3,750, maka kami perkirakan posisi LPPF sedang berada di awal wave 5 dari wave (5).

Spec Buy: 3,830-3,950

Target Price: 4,270, 4,600

Stoploss: below 3,750


ELSA - Spec Buy (274)

ELSA ditutup flat di level 274 pada perdagangan Jumat kemarin (24/12). Selama ELSA tidak kembali terkoreksi ke bawah 266, maka kami perkirakan posisi ELSA sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1 dari wave (3), sehingga ELSA berpeluang menguat.

Spec Buy: 270-274

Target Price: 304, 326

Stoploss: below 266


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...