JASA MARGA RAIH PREDIKAT MENUJU INFORMATIF DARI KIP


PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih predikat sebagai Badan Publik dengan kualifikasi .Menuju Informatif. dalam ajang Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2021 dari Komisi Informasi Pusat (KIP).

Corporate Communication & Community Development Group Head yang merupakan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan, sebagai perusahaan jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga menjamin tingkat layanan untuk keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, termasuk menjamin pelayanan informasi publik yang terus ditingkatkan tiap tahunnya.

"Alhamdulillah, setelah tahun lalu Jasa Marga berada dalam tahap 'Tidak Informatif', tahun ini kami berhasil naik tiga peringkat dengan kualifikasi 'Menuju Informatif'," kata Heru dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa.

Di tahun 2021, Jasa Marga secara resmi meluncurkan sejumlah inovasi berbasis teknologi untuk pelayanan informasi publik, di antaranya mengembangkan situs e-PPID sebagai layanan informasi publik secara daring, meluncurkan Jasa Marga Toll Road Command Center sebagai pusat pengendali lalu lintas jalan tol dan aplikasi Travoy 3.0 yang menjadi one-stop solution dalam mendapatkan berbagai informasi terkini seputar jalan tol.

Dia menambahkan, untuk memaksimalkan penyebaran informasi agar diterima dengan baik oleh masyarakat, Jasa Marga juga senantiasa berkolaborasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya dengan Badan SAR Nasional, Indonesia Flying Club, pelaksanaan kegiatan Temu Pelanggan hingga informasi publik yang juga disampaikan oleh rekan-rekan media massa kepada masyarakat.

"Dengan semangat inovasi dan kolaborasi, Jasa Marga optimis untuk terus menjadi Badan Publik yang terpercaya dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan informasi publik yang informatif, cepat dan akurat sesuai kaidah dan ketentuan yang berlaku," ujar Heru.

Sementara itu Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Gede Narayana mengatakan, Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) terhadap Badan Publik dapat menjadi catatan dan rekam jejak dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Indonesia.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

TANGGAPAN GARUDA ATAS PENGAJUAN PKPU DARI MITRA BUANA KOORPORINDO


PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (Garuda/GIAA) telah menerima surat pemberitahuan dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, pada hari Selasa (26/10), terkait adanya permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) yang diajukan oleh PT Mitra Buana Koorporindo (MBK) selaku kreditur.

"Kami akan mempelajari permohonan PKPU tersebut, bersama dengan  konsultan yang telah ditunjuk oleh Garuda untuk memberikan tanggapan lebih lanjut sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku,"kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/10).

Selain itu, menurut Irfan, Garuda juga akan terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan terkait mengenai tindak lanjut dan langkah yang akan ditempuh terhadap pengajuan permohonan PKPU ini.

Lebih lanjut Irfan mengatakan, Garuda turut memastikan layanan operasional penerbangan bagi masyarakat akan tetap tersedia secara optimal melalui layanan penerbangan yang aman dan nyaman bagi seluruh penumpang, khususnya di tengah kondisi pandemi saat ini. (end/as)

Sumber: IQPLUS

BUKIT ASAM OPTIMIS PLTU SUMSEL 8 OPERASIONAL 2022


Badan Usaha Milik Negara pertambangan batu bara PT Bukit Asam Tbk (PTBA) optimis Pembangkit Listrik Tenaga Uap mulut tambang Sumsel 8 di Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, dapat beroperasional secara komersial pada kuartal pertama 2022.

Direktur Utama PTBA Suryo Eko Hadianto secara virtual, Selasa, mengatakan optimis itu lantaran progres pembangunan per September 2021 sudah mencapai 91,03 persen.

"Kami sangat optimis sekali, bahkan bisa COD (uji coba) di tahun ini karena sudah capai di atas 90 persen," kata dia.

PLTU Sumsel 8 berkapasitas 2x620 megawatt (MW) ini dibangun dengan nilai investasi sebesar 1,68 miliar dolar AS. PLTU ini merupakan bagian dari proyek penyediaan listrik 35.000 megawatt (MW) yang dicanangkan pemerintah.

PLTU ini digarap oleh perusahaan konsorsium antara Bukit Asam dan perusahaan China, Huadian Hongkong Company Ltd yang bernama PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP).

Jika sudah beroperasi komersial nanti, PLTU Mulut Tambang Sumsel 8 diperkirakan dapat menyerap hasil produksi batubara PTBA sebanyak 5,4 juta ton per tahun.

Terkait isu lingkungan yang selalu dikaitkan dengan batu bara, Suryo mengatakan saat ini sudah ditemukan teknologi di PLTU untuk mereduksi emisi karbon hingga 95 persen.

Artinya, karbon yang dikeluarkan oleh PLTU sudah ramah lingkungan sehingga dapat diserap oleh tanaman.

Pembangkit tersebut memakai teknologi ramah lingkungan, yakni super critical yang mampu menekan emisi dari aktivitas pembakaran batu bara.

"Saya memperkirakan dengan ditemukan teknologi ini, batu bara akan dimanfaatkan sepanjang zaman, sampai akhirnya habis sendiri di alam," kata dia.(end/ant)

Sumber: IQPLUS

Bank BJB (BJBR) cetak pertumbuhan laba 17,5% di kuartal III 2021


Kinerja PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat Tbk (BJBR) bertumbuh di tahun ini. Pada kuartal III 2021, bank ini mencatatkan pertumbuhan laba bersih 17,5% secara year on year (yoy).

Berdasarkan materi paparan publik ekspose, Selasa (26/10), Bank BJB berhasil mengantongi laba bersih Rp 1,41 triliun higgga kuartal III 2021. Laba itu meningkat 17,5% dari periode sama tahun lalu yang senilai Rp 1,2 triliun.

Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan meningkatnya pendapatan bunga bersih BJBR sebesar 19,3% yoy menjadi Rp 5,6 triliun dan pendapatan fee based yang melonjak 31,6% menjadi Rp 923 miliar. 

Di saat yang sama, bank ini mencatatkan kenaikan bebasn CKPN dari Rp 175 miliar menjadi Rp 519 miliar. Tanpa menghitung beban CKPN ini, laba operasional BJB masih tumbuh 36,6 %. 

Kredit bank ini tercatat tumbuh 7% yoy menjadi Rp 93,14 triliun. Penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) naik 7,8% yoy menjadi Rp 124,4 triliun. 

Pertumbuhan kredit tersebut disertai dengan perbaikan kualitas aset. Non Performing Loan (NPL) BJB secara gros turun menjadi 1,3% dari 1,5% pada kuartal III 2020. 

Sumber: KONTAN

United Tractors (UNTR) optimistis capai target penjualan 3.000 alat berat tahun ini


PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatatkan penjualan 2.194 unit alat berat Komatsu sepanjang sembilan bulan pertama 2021. Angka ini naik 84,21% dari realisasi di periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 1.191 unit.

Tahun ini, UNTR menargetkan dapat menjual 3.000 unit alat berat. Ini artinya, anak usaha PT Astra International Tbk (ASII) tersebut sudah merealisasikan 73,13% dari target akhir tahun. Hitungan kasar, UNTR masih harus menjual 806 unit alat berat di sisa tahun ini atau sekitar 268 unit alat berat per bulannya untuk mencapai minimal target.

Sekretaris Perusahaan United Tractors Sara K. Loebis mengatakan, pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai. Penjualan alat berat masih didorong utamanya oleh kebutuhan di sektor pertambangan dan konstruksi/ infrastruktur.

“Kami optimistis bisa delivery unit sesuai target hingga akhir tahun,” terang Sara kepada Kontan.co.id, Selasa (26/10).

Memang, sektor pertambangan masih mendominasi penjualan alat berat sepanjang sembilan bulan pertama, yakni sebanyak 49% dari total penjualan. Disusul oleh penjualan ke sektor konstruksi sebesar 27%, penjualan ke sektor kehutanan sebesar 14%, dan penjualan ke sektor agribisnis sebesar 10%.

Adapun secara bulanan, UNTR tercatat menjual 304 unit alat berat Komatsu pada September 2021. Jumlah ini menurun 6,7% dari penjualan pada Agustus 2021 yang mencapai 326 unit. Penjualan di Agustus 2021 masih memegang rekor penjualan dengan unit tertinggi sepanjang tahun ini.

Penjualan alat berat pada September 2021 juga masih didominasi oleh sektor pertambangan, yakni sebanyak 56% dari total penjualan. Disusul oleh penjualan ke sektor konstruksi sebesar 30%, penjualan ke sektor kehutanan sebesar 9%, dan penjualan ke sektor agribisnis sebesar 6%. Per September 2021, pangsa pasar (market share) Komatsu sebesar 21% secara nasional.

Sumber: KONTAN

Rekomendasi Saham CTRA, LSIP, EXCL dan SMRA oleh Indopremier | 27 Oktober 2021


IHSG (6.620 – 6.700) :  Indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 6.700 dan 6.740 dengan support di level 6.620 dan 6.580.

CTRA (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.125 kemudian 1.145 dengan support di level 1.085, cut loss jika break 1.065.

LSIP (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.450 kemudian 1.475 dengan support di level 1.400, cut loss jika break 1.375.

EXCL (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.050 dengan resist di level 3.140 kemudian 3.200.

SMRA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 905 dengan resist di level 925 kemudian 935.

Full report bisa diakses di : https://r.ipot.id/?g=r/t/3cbxa6

Rekomendasi Saham BRIS dan RALS oleh HP Financials | 27 Oktober 2021


HP Financials Technical View & Key Calls

27 Oktober 2021

Saham BRIS


BRIS saat ini memang masih relatif bergerak Sideways dalam pola Parallel Channel (black), namun mulai ambil ancang2 untuk membentuk trend naik pendek dengan berposisi di atas ketiga Moving Average & meningkatkan Velocity dlm channel yg lain (pink).

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 2160; Target: 2250 / 2350 / 2450 ; Stoploss : 2110.

Saham RALS


RALS punya Target naik yang belum terlunasi di sekitar level 870-880, hasil dari reversal pattern Inverted Head & Shoulders. Slope naiknya bergerak naik dalam Parallel Channel (biru) yang mana saat ini RALS tengah uji Support lower channel plus Neckline Inv.H&S sekitar 730. Average Up di atas MA10 / 765. 

Rekomendasi

Speculative Buy, Entry Level: 750; Target: 815 / 850 / 870-880; Stoploss: 725.

Analisa Saham PTBA | 27 Oktober 2021

Analisa Saham PTBA


Saham PTBA pada tanggal 26 Oktober 2021 ditutup menguat pada harga 2800, naik 2,2%. Hal ini disertai dengan penurunan volume.

Berdasarkan indikator Stochastics Slow, saham ini berada pada area pertengahan bawah dengan kecenderungan bullish dan baru saja mengalami golden cross. 

Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) terlihat berada di atas garis 0 dengan kecenderungan bearish.

Status Saham Saat Ini:

Trendnya adalah SIDEWAY SETELAH UPTREND

Rekomendasi dari kami adalah Beli jika di atas 2850

Jika naik di atas 3000 maka berpeluang ke 3800

Jika turun di bawah 2720 maka berpeluang ke 2560

Jangan lupa atur stoploss order untuk manajemen risiko.


Disclaimer ON


Untuk alternatif edukasi dan update saham pilihan, silahkan ikuti Saham Online melalui partner kami sebagai berikut :

Channel Telegram: https://t.me/SahamOnlineID

Youtube Channel : https://www.youtube.com/c/sahamonlineid

Instagram : https://www.instagram.com/sahamonlineid/

Facebook Page : https://web.facebook.com/sahamindonesiahariini/

Aplikasi Android : https://play.google.com/store/apps/details?id=com.saham.indonesia.hari.ini

Website : http://www.sahamonline.id/


Rekomendasi Saham AGRO, SAME, FREN dan ACES oleh MNC Sekuritas | 27 Oktober 2021


MNC Daily Scope Wave

27 Oktober 2021


Pada perdagangan kemarin (26/10), IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,656. Pergerakan IHSG cenderung sideways dan nampaknya belum mampu break resistance 6,687, maka kami perkirakan posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iv] sehingga IHSG masih rawan terkoreksi ke rentang 6,457-6,545.

Support: 6,573, 6,451

Resistance: 6,680, 6,690


AGRO - Buy on Weakness (2,130)

Kemarin (26/10), AGRO ditutup menguat 6,5% ke level 2,130 diikuti dengan munculnya tekanan beli. Kami perkirakan, posisi AGRO saat ini sedang berada di awal wave (1) dari wave [C] pada label biru atau awal wave (B) pada label merah. Hal ini berarti, pergerakan AGRO diperkirakan akan melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 2,030-2,100

Target Price: 2,250, 2,480

Stoploss: below 1,825


SAME - Buy on Weakness (500)

Pada perdagangan kemarin (26/10), SAME ditutup cenderung flat ke level 500. Kami memperkirakan, pergerakan SAME akan terkoreksi terlebih dahulu untuk membentuk wave B dari wave (B). Manfaatkan koreksi ini untuk melakukan BoW.

Buy on Weakness: 466-490

Target Price: 530, 585

Stoploss: below 438


FREN - Spec Buy (96)

FREN ditutup menguat 6,7% ke level 96 pada perdagangan kemarin (26/10) dan disertai dengan meningkatnya tekanan beli, pergerakan FREN pun masih tertahan oleh MA20 dan MA200. Selama masih bergerak di atas 81 sebagai supportnya, maka posisi FREN saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (B), sehingga FREN masih berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 90-96

Target Price: 110, 120

Stoploss: below 81


ACES - Buy on Weakness (1,405)

ACES ditutup terkoreksi 0,4% ke level 1,570 pada perdagangan kemarin (26/10). Saat ini, posisi ACES sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (3), sehingga ACES masih berpeluang terkoreksi terlebih dahulu. Manfaatkan koreksi tersebut untuk melakukan BoW selama tidak terkoreksi ke bawah 1,250.

Buy on Weakness: 1,340-1,400

Target Price: 1,500, 1,615

Stoploss: below 1,250


Disclaimer On


Analisa Saham PTPP, ARTO dan GGRM | 27 Oktober 2021

PT PP Tbk (PTPP)


Pergerakan PTPP secara teknikal memperlihatkan candle terbentuk evening doji star yang mengindikasikan tekanan jual. Sementara indikator stochastic bergerak downtrend dengan MACD yang positif.

Rekomendasi : Buy

Support: Rp 1.240

Resistance: Rp 1.370

Dimas Wahyu Putra, NH Korindo Sekuritas


PT Bank Jago Tbk (ARTO)


Saat ini, pergerakan ARTO diperkirakan sedang berada dalam fase uptrend. Penguatan ARTO berpotensi masih akan berlanjut, terlebih bila mampu tembus level resistance terdekatnya. Hal ini nampak dari pergerakan MACD dan stochastic yang masih bergerak menguat ke zona positif.

Rekomendasi: Buy on breakout

Support: Rp 13.450

Resistance: Rp 16.475

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


PT Gudang Garam Tbk (GGRM)


Secara teknikal, GGRM menunjukkan bullish harami candle dengan RSI yang menguat dan bertahan di atas MA20. Namun, indikator MACD berpotensi terjadi dead cross dan volume perdagangan menurun.

Rekomendasi: Trading buy

Support: Rp 33.700

Resistance: Rp 35.525

Achmad Yaki, BCA Sekuritas

Bandarmologi Saham LSIP, KLBF, EMTK, MTDL dan PGAS | 27 Oktober 2021


Technical & Bandarmology Prespectives

Wednesday (27/10/2021)

By Dr Cand., Edwin Sebayang, MBA, CSA®., CIB®.


IDX Composite 6,608 - 6,703

SUMMARY: STRONG BUY & OVERBOUGHT


11 TECHNICAL INDICATORS:

RSI (14): OVERBOUGHT

STOCH (9,6,3): OVERBOUGHT

MACD(12,26): BUY!!

ATR (14): LESS VOLATILE

ADX (14): OVERBOUGHT

CCI (14): *BUY

HIGHS/LOW (14): BUY!!

UO: BUY!!

ROC: BUY

WILLIAMS R: OVERBOUGHT

BULLBEAR (13): BUY!!


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER  ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



STOCKS PICK:


LSIP 1,350 - 1,500

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 1,425

TARGET PRICE: 1,500

STOP-LOSS: 1,350


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



KLBF 1,460 - 1,620

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY & OVERBOUGHT, BUY 1,540

TARGET PRICE: 1,620

STOP-LOSS: 1,460


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



EMTK 1,770 - 1,960

TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,865

TARGET PRICE: 1,960

STOP-LOSS: 1,770


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



MTDL 3,210 - 3,550

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 3,380

TARGET PRICE: 3,550

STOP-LOSS: 3,210


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION



PGAS 1,470 - 1,630

TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY BUY 1,550

TARGET PRICE: 1,630

STOP-LOSS: 1,470


BANDARMOLOGY:

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION


NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

(Dr Cand. ES, MBA, CSA®., CIB® /Disclaimer On)

Update Harga Komoditas dan Indeks | 27 Oktober 2021


U.S. stock index futures were little changed during overnight trading on Tuesday after the Dow and S&P closed at record highs as earnings season continues.


Dow.......35757   +15.7      +0.04%

Nasdaq.15236   +9.0        +0.06%

S&P 500..4575   +8.3        +0.18%


FTSE.......7278    +54.8      +0.76%

Dax........15757   +157.8    +1.01%

CAC........6767    +53.6       +0.80% 

 

Nikkei...29106     +505.6    +1.77%

HSI........26038     -93.6       -0.36%

Shanghai..3598   -12.2        -0.34%

ST Times..3205   +2.7        +0.08%


lDX.....  6656.94   +31.24   +0.47%

LQ45.....965.04    +3.72     +0.39%

 

Indo10Yr..6.3802   -0.0109    -0.17%👍

ICBI.....330.1019    +0.4516  +0.14%👍

US10Yr...1.6190     -0.0160    -0.98%

VIX............15.98    +0.74       +4.86%

  

USDIndx .........93.9650  +0.1520  +0.16%

Como Indx......241.18     +0.60      +0.25%

(Core Commodity CRB)I

BCOMIN...........171.28    -2.07      -1.20%


IndoCDS..80.729   -2.1653    -2.61%👍

 (5-yr INOCD5)  

 

IDR......14152.50    -5        -0.04%

Jisdor..14165.00    -18     -0.13%


Euro.........1.1594   -0.0017   -0.15%


TLKM........26.81    +0.19      +0.71%

(3798)

EIDO..........24.31   +0.07       +0.29%

EEM..........52.04    -0.27        -0.52%


Oil..............84.34   +0.69      +0.82%

Gold ....1794.20      -14.90     -0.82%

Timah ..37542.50   +85.50    +0.23%

Nickel....20167.50  -138.50   -0.68%

Silver........24.20       -0.45       -1.83%

Copper.....449.50    -3.30        -0.73%

 

Coal price...223.35    -2.65     -1.17%

(0ct/Newcastle) 

Coal price..201.00   +5.70    +2.92%

(Nov/Newcastle)

Coal price....234.00  -3.15    -1.33%

(Okt/Rotterdam) 

Coal price...191.00   -7.90    -3.97%

(Nov/ Rotterdam)


CPO(Jan).....5012   +42        +0.55%

(Source: bursamalaysia.com)            

Corn..........543.50   +5.50      +1.02%

SoybeanOil..62.31   -0.83       -1.31%

Wheat.......752.25    -7.25       -0.95%


Wood pulp...4440.00   -20    -0.45%


©️Phintraco Sekuritas 

Broker Code: AT

Desy Erawati/ DE


Source: Bloomberg, Investing, IBPA, CNBC, Bursa Malaysia

Copyright: Phintraco Sekuritas