google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo BCA MENGUKIR PRESTASI DALAM SEKTOR KEUANGAN KEBERLANJUTAN DI INDONESIA. Langsung ke konten utama

BCA MENGUKIR PRESTASI DALAM SEKTOR KEUANGAN KEBERLANJUTAN DI INDONESIA.


PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) sebagai bagian dari satuan sistem keuangan nasional tidak putus mendukung serta berkontribusi bagi Indonesia melalui berbagai sektor, salah satunya adalah bagi sektor keuangan keberlanjutan.

Pembangunan ini pun diwujudkan oleh BCA melalui pilar-pilar keberlanjutan Environtmental, Social & Governance (ESG) atau disebut juga dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) untuk mencapai Sustainable Development Goals (SDGs).

Terbaru, upaya BCA dalam memotivasi banyak pihak untuk turut mengambil bagian dalam keuangan keberlanjutan mendapatkan apresiasi dari Majalah Mix Marcomm dengan membawa pulang sejumlah award yaitu Sustainability Warrior Top Leader Category yang dianugerahkan untuk Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja, Sustainability Warrior Team Category untuk Satuan Kerja CSR, Best Corporate Sustainability Initiatives Creative Philanthropy untuk program PPBP dan PPTI BCA dan terakhir Best Corporate Sustainability Initiatives Creating Shared Valued untuk program Pembinaan Desa Wisata & Komunitas UMKM. Penghargaan ini diterima langsung oleh Inge Setiawati, EVP CSR BCA, beberapa waktu lalu secara virtual.

"Pembangunan keuangan keberlanjutan merupakan salah satu prioritas yang dibangun oleh BCA saat ini melalui berbagai program unggulan #BCAForSustainability. Wujud nyata aksi ini disalurkan melalui Bakti BCA dan program pendukung lainnya, kami memahami bahwa pembangunan keberlanjutan ini bertujuan untuk membangun masyarakat yang mampu bertumbuh dan mencapai kesejahteraan di bidang lingkungan, kesehatan, budaya dan empati. Hal tersebut tercermin melalui berbagai program unggulan yang kami hadirkan untuk menyelaraskan misi keberlanjutan," ujar Jahja.

Saat ini, BCA memprioritaskan 9 tujuan pembangunan yang berada di dalam pilar-pilar program Bakti BCA. Ketiga pilar yang menaungi program keberlanjutan BCA ini antara lain Bakti Pendidikan, Bakti Sinergi dan Bakti Komunitas. Setiap pilar memiliki fokus pengembangan yang beragam dan mewakili tujuan pembangunan tertentu. Melalui pilar tersebut, BCA telah melaksanakan berbagai kegiatan dengan tujuan mulia.

Bakti Pendidikan merupakan program dukungan dari BCA untuk menjunjung tinggi mutu pendidikan di Indonesia dari jenjang sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi. Pilar ini mewakili sejumlah tujuan berkelanjutan yaitu quality education, decent work & economic growth dan reduced inequalities.

Wujud nyata dari pilar ini adalah diadakannya program Beasiswa PPBP (Program Pengembangan Bisnis dan Perbankan) dan PPTI BCA (Program Pendidikan Teknik Informatika / Computer Science). Selain itu, juga berbagai program lainnya turut mendukung Bakti Pendidikan seperti sekolah binaan, beasiswa untuk 18 perguruan tinggi negeri, pelatihan guru di Indonesia Timur, edukasi literasi keuangan, kemitraan dengan lembaga pendidikan, hingga program webinar berbagai tema serta kompetisi literasi dan numerasi bagi siswa sekolah dasar dan menengah.

Bakti Sinergi merupakan rangkaian program yang berlandaskan pada budaya, lingkungan, kesehatan serta empati. BCA telah melahirkan berbagai inisiatif melalui program pada pilar sinergi seperti operasi katarak, konservasi orangutan, konservasi penyu, rehabilitasi mangrove, pelaksanaan program pelestarian wayang kulit serta program penanganan pandemi covid. Pada pilar ini, BCA mengamalkan sejumlah tujuan keberlanjutan yaitu good health and well-being, quality education, climate action, life below water, life on land, dan peace justice and strong institutions.

Bakti Komunitas merupakan program pembinaan keberlanjutan komunitas yang dimiliki BCA dengan fokus utama mengembangkan UMKM serta desa wisata di Indonesia. Program ini pun turut menghadirkan berbagai webinar inspiratif yang menarik bagi pelaku desa wisata untuk tetap optimis di tengah pandemi, selain itu juga dihadirkan berbagi pelatihan untuk mengasah strategi dan kompetensi para pelaku UMKM serta Desa Wisata Award. Pilar ini mewakili sejumlah tujuan keberlanjutan diantaranya quality education, gender equality, decent work and economic growth, industry innovation and infrastructure, reduced inequalities dan climate action.

"BCA bangga dapat menjadi salah satu penggerak kegiatan ESG dari sektor perbankan dan mendapatkan apresiasi ini. Tentunya apresiasi ini akan kian memacu semangat Team CSR untuk memotivasi serta menyebarkan gerakan kepedulian pada keberlangsungan lingkungan hidup saat ini. Ke depannya program-program kreatif serta penuh inovasi akan menjadi prioritas kami untuk membangun masyarakat Indonesia," ujar Inge.(end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...