google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ISAT, DNAR, ICBP dan SRTG oleh MNC SEKURITAS | 17 Januari 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ISAT, DNAR, ICBP dan SRTG oleh MNC SEKURITAS | 17 Januari 2022



MNCS Daily Scope Wave 
17 Januari 2022

Menutup pekan kemarin (14/1), IHSG ditutup menguat 0,5% ke level 6,693. Selama IHSG tidak terkoreksi ke bawah 6,625 sebagai support terdekatnya, maka selanjutnya IHSG kami perkirakan berpeluang melanjutkan penguatannya. Namun demikian, apabila menembus 6,625 maka target koreksi berikutnya ke area 6,609 dan 6,593. Worst case-nya, apabila IHSG menembus 6,593 maka IHSG rawan koreksi menuju ke 6,529-6,574 terlebih dahulu.

Support: 6,593, 6,581

Resistance: 6,738, 6,754


ISAT - Buy on Weakness (6,050)

Pada akhir pekan kemarin (14/1), ISAT ditutup menguat 3,4% ke level 6,050 dan telah menembus MA20-nya. Kami perkirakan, selama tidak terkoreksi ke bawah 5,850 sebagai supportnya, maka ISAT berpeluang melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave C.

Buy on Weakness: 5,975-6,025

Target Price: 6,475, 7,250

Stoploss: below 5,850


DNAR - Buy on Weakness (306)

Jumat kemarin (14/1), DNAR ditutup terkoreksi 0,6% ke level 306, penguatan DNAR masih tertahan oleh MA20-nya. Posisi DNAR saat ini sedang berada di awal wave (c) dari wave [v], sehingga diperkirakan DNAR berpeluang berbalik menguat.

Buy on Weakness: 300-306

Target Price: 346, 388

Stoploss: below 294


ICBP - Buy on Weakness (8,750)

ICBP ditutup terkoreksi 0,3% ke level 8,750 pada perdagangan Jumat kemarin (14/1), pergerakan ICBP kemarin pun masih tertahan oleh MA60. Posisi ICBP saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave iii dari wave (c) dan hal ini akan lebih terkonfirmasi bila ICBP tidak terkoreksi ke bawah 8,650 dan mampu break resistance 8,975.

Buy on Weakness: 8,675-8,750

Target Price: 9,150, 9,350

Stoploss: below 8,650


SRTG - Sell on Strength (2,810)

Menutup perdagangan Jumat kemarin (14/1), SRTG ditutup terkoreksi 1,4% ke level 2,820, penutupan SRTG kemarin pun ditutup di bawah MA20-nya. Kami memperkirakan, posisi SRTG saat ini sedang berada di awal fase downtrendnya dan akan terkonfirmasi apabila SRTG menembus supportnya di 2,700. Adapun level koreksi SRTG berada pada rentang 2,510-2,660.

Sell on Strength: 2,840-2,900


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...