google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo MEDCO POWER TANDATANGANI PPTL TENAGA SURYA DI BALI. Langsung ke konten utama

MEDCO POWER TANDATANGANI PPTL TENAGA SURYA DI BALI.



[ Saham MEDC] PT Medco Power Indonesia (Medco Power) melalui anak perusahaannya, PT Medco Solar Bali Timur dan PT Medco Solar Bali Barat, joint ventures dengan Solar Philippines, telah menandatangani Perjanjian Pembelian Tenaga Listrik (PPTL) untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali dengan kapasitas 2x25 MWp.

PPTL ditandatangani bersama dengan PT PLN (Persero) pada forum .Kerja Sama Strategis Menuju Karbon Netral di tahun 2060., di Yogyakarta, sebagai rangkaian kegiatan dalam mendukung transisi energi dan Presidensi G20 Indonesia. Penandatanganan PPTL ini disaksikan oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral dan Direktur Utama PT PLN (Persero).

Eka Satria, Presiden Direktur Medco Power, mengatakan, "Medco Power berkomitmen untuk terus mengembangkan pembangkit listrik berbasis energi terbarukan. Saat ini kami sedang menyelesaikan pengembangan PLTS di Sumbawa yang diharapkan akan mulai beroperasi pada bulan April 2022, serta proyek energi terbarukan lainnya termasuk pengembangan panas bumi Ijen di Jawa Timur dan proyek PLTS Pulau Bulan."

Roberto Lorato, CEO MedcoEnergi, mengatakan "Saya senang dengan ditandatanganinya PPTL Proyek PLTS Bali, sebagai bagian dari strategi Perubahan Iklim kami dalam pengembangan portofolio ketenagalistrikan dari energi terbarukan, dan mencapai emisi Net Zero untuk Scope 1 dan Scope 2 pada tahun 2050, dan Scope 3 pada tahun 2060 sejalan dengan program transisi energi Pemerintah."

Didirikan tahun 2004, Medco Power Indonesia merupakan produsen pembangkit listrik independen terkemuka yang bernaung dalam kelompok usaha MedcoEnergi. Bergerak di sektor IPP dan O&M, Medco Power memiliki dan mengoperasikan pembangkit listrik dengan total kapasitas (gross) lebih dari 3,2 GW di 16 lokasi di Indonesia. Medco Power dimiliki sepenuhnya oleh PT Medco Energi Internasional Tbk.

PT Medco Energi Internasional Tbk adalah perusahaan energi dan sumber daya alam Asia Tenggara terkemuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (MEDC-IDX). MedcoEnergi memiliki tiga segmen bisnis utama, Minyak & Gas, Ketenagalistrikan dan Pertambangan Tembaga.

MedcoEnergi mengeksplorasi dan memproduksi minyak dan gas terutama di Indonesia dan memperluas kehadirannya di Asia Tenggara. Kelompok usaha MedcoEnergi mengoperasikan pembangkit listrik tenaga gas, panas bumi dan air di Indonesia melalui di Medco Power dan kepemilikan non-konsolidasi di PT Amman Mineral Nusa Tenggara yang mengoperasikan tambang tembaga dan emas yang besar di Indonesia. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...