google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Merdeka Copper Gold (MDKA) Tawarkan Obligasi Dengan Bunga Hingga 9,25% Langsung ke konten utama

Merdeka Copper Gold (MDKA) Tawarkan Obligasi Dengan Bunga Hingga 9,25%



[Saham MDKA] PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) akan menerbitkan obligasi dengan nilai pokok Rp 2 triliun. Obligasi Berkelanjutan III Tahap II Tahun 2022 Merdeka Copper Gold ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold dengan total nilai Rp 9 triliun. Pada tahap pertama, MDKA telah menerbitkan obligasi Rp 3 triliun.

Mengutip keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (12/4), MDKA menawarkan dua seri obligasi pada penerbitan kali ini. Obligasi seri A memiliki jumlah pokok Rp 310 miliar. Obligasi dengan tenor tiga tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 7,80% per tahun.

Obligasi seri B memiliki nilai pokok Rp 1,69 triliun. Obligasi dengan tenor lima tahun ini menawarkan tingkat bunga tetap 9,25% per tahun.


Berikut merupakan jadwal penerbitan Obligasi Berkelanjutan III Merdeka Copper Gold Tahap II Tahun 2022:

Tanggal efektif: 22 Februari 2022

Masa penawaran umum obligasi: 25 - 26 April 2022

Tanggal penjatahan: 27 April 2022

Tanggal pengembalian uang pemesanan: 28 April 2022

Tanggal distribusi obligasi secara elektronik (tanggal emisi) : 28 April 2022

Tanggal pencatatan di Bursa Efek Indonesia: 9 Mei 2022

Merdeka Copper akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi untuk dua kepentingan. Pertama, MDKA akan menggunakan sekitar 73% dana obligasi untuk membayar seluruh pokok utang yang timbul berdasarkan perjanjian fasilitas untuk fasilitas bergulir mata uang tunggal sebesar US$ 100 juta tanggal 31 Maret 2022. Kedua, sekitar 27% dana obligasi akan digunakan oleh PT Merdeka Tsingshan Indonesia untuk mendanai sebagian kebutuhan belanja modal yang timbul dari kegiatan konstruksi proyek acid, iron, metal (AIM).

Penyaluran dana ke Merdeka Tsingshan akan dilakukan dalam bentuk pinjaman dengan memperhatikan syarat dan ketentuan wajar yang berlaku di pasar. Apabila dana yang dipinjamkan telah dikembalikan oleh Merdeka Tsingshan, maka MDKA akan menggunakan dana tersebut untuk mendukung kegiatan usaha Merdeka Copper.

Dalam menerbitkan obligasi ini, MDKA menggandeng PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT UOB Kay Hian Sekuritas, dan PT Aldiracita Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi dan penjamin emisi obligasi. Bertindak sebagai wali amanat adalah PT Bank Rakyat Indonesia  Tbk (BRI).


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...