google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Upaya Global Sukses Solusi (RUNS) dalam Menjalankan Good Corporate Governance Langsung ke konten utama

Upaya Global Sukses Solusi (RUNS) dalam Menjalankan Good Corporate Governance

 

[Saham RUNS] PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS), emiten yang bergerak di bidang penyedia piranti lunak Enterprise Resource Planning (ERP), berkomitmen menjalankan Good Corporate Governance (GCG) atawa prinsip tata kelola perusahaan yang baik. 

Dalam penerapannya, manajemen telah melaksanakan berbagai hal, baik di lingkungan internal maupun eksternal perusahaan. Adapun belum lama ini RUNS menjalani proses audit untuk sertifikasi tiga ISO sekaligus, yaitu ISO 9001, ISO 27001, dan ISO 37001. 

Dalam proses ini, perseroan menunjuk PT TUV Rheinland Indonesia sebagai auditor, sebuah lembaga di bidang jasa sertifikasi sistem manajemen yang berpusat di Jerman dan telah berpengalaman selama 130 tahun di bidangnya. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen perseroan menerapkan prinsip GCG dalam menjalankan bisnis dan operasionalnya. 

Asal tahu saja, sertifikasi ISO 9001:2015 merupakan standar internasional untuk sistem manajemen mutu yang berisi tentang persyaratan dan rekomendasi yang bertujuan menjamin perseroan memberikan layanan sesuai kebutuhan pengguna jasa. Adapun dalam penerapannya, perseroan secara berkala melakukan peninjauan/survei terkait kepuasan pelanggan demi untuk memberikan layanan dan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

Sementara itu, sertifikasi ISO 27001:2013 merupakan standar internasional dalam menerapkan sistem manajemen keamanan informasi atau lebih dikenal dengan Information Security Management System (ISMS). ISMS adalah seperangkat unsur yang saling terkait dengan organisasi atau perusahaan yang digunakan untuk mengelola dan mengendalikan resiko keamanan informasi, serta untuk melindungi serta menjaga kerahasiaan, integritas dan ketersediaan informasi. 

Sedangkan sertifikasi  ISO 37001:2016 adalah sebuah standar yang mengatur tentang sistem manajemen anti penyuapan. Seperti yang diketahui, keamanan informasi di era digital ini merupakan hal yang sangat penting. Khususnya bagi perusahaan yang bergerak di bidang teknologi atau penyedia layanan piranti lunak seperti RUNS. 

"Selain jaminan mutu produk dan layanan, keamanan informasi tentunya akan menjadi fokus utama para pelanggan kami,"  jelas Sony Rachmadi Purnomo, Direktur Utama yang juga merupakan Founder PT Global Sukses Solusi Tbk dalam keterangan resminya, Rabu (20/4). 

Terkait anti penyuapan, sepanjang menjalankan bisnisnya, Sony menceritakan bahwa tidak jarang dihadapkan pada banyak godaan dari berbagai pihak. Tidak jarang pihaknya ditemukan padapilihan yang sangat sulit. 

Sony menyadari betul, membangun lingkungan bisnis yang sehat, berintergritas, serta menjadi perusahaan tepercaya dalam memberikan layanan dan produk berkualitas bukan suatu hal yang mudah. Upaya tersebut juga membutuhkan komitmen dari berbagai pihak.

Dus,  sosialisasi terkait penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dan penerapannya dalam menjalankan bisnis dilakukan secara berkala. Ini tidak hanya dilakukan di lingkungan internal, tetapi juga di lingkungan eksternal perusahaan. Sebab, manajemen RUNS juga memiliki tujuan agar seluruh klien, mitra, dan kolega bisnis dapat menerapkan prinsip GCG di lingkungan perusahannya. 

" Dan penerapan di lingkungan internal kami semata-mata adalah sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk menjamin produk dan layanan yang sesuai dengan ekspektasi konsumen dan juga stakeholder," imbuh dia. Adapun segala bentuk kebijakan terkait penerapan ISO 9001, ISO 27001, ISO 37001, serta sistem pelaporan pelanggaran (whistleblowing) dalam manajemen RUNS, disosialisasikan kepada publik secara transparan yang dapat di akses melalui website perseroan.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...