google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham HMSP, TOWR dan INDF oleh ARTHA SEKURITAS | 17 Mei 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham HMSP, TOWR dan INDF oleh ARTHA SEKURITAS | 17 Mei 2022



INVESTASI KONTAN
17 MEI 2022



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,84 poin atau 0,03% ke level 6.597,99 pada Jumat (13/5). IHSG melemah dalam lima hari perdagangan berturut-turut pada pekan lalu. Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memperkirakan, IHSG akan berbalik menguat pada perdagangan besok, Selasa (17/5). IHSG akan bergerak dengan level support di 6.516 hingga 6.433 dan level resistance di 6.742 hingga 6.885. 

"Secara teknikal candlestick membentuk doji mengindikasikan pelemahan mulai terbatas sehingga ada potensi rebound," ujar Dennies dalam riset, Jumat (13/5).

Adapun dalam jangka menengah pergerakan IHSG masih akan berada dalam tren bearish kuat sehingga perlu diwaspadai. Di sisi lain, pergerakan saham akan didorong pembagian dividen dan rilis kinerja emiten di kuartal pertama 2022. 


Di tengah IHSG yang diperkirakan berbalik menguat, analis mencermati saham-saham berikut ini: 


1. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

Candlestick long white body dengan volume tinggi mengindikasikan tren bullish yang cukup kuat. Analis menyarankan masuk di harga Rp 1.030-Rp 1.055 per saham. Stop loss di Rp 1.020 per saham. Adapun target harganya di Rp 1.075-Rp 1.100 per saham. 


2. PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)

Bergerak di sekitar support tren konsolidasi dengan stochastic membentuk goldencross di area oversold mengindikasikan potensi rebound. Investor bisa masuk di harga Rp 985-Rp 1.000 per saham. Stop loss di Rp 970 per saham. Adapun target harganya di Rp 1.030-Rp 1.045 per saham. 


3. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)

Mengalami koreksi tapi masih bergerak di rentang tren konsolidasi jangka pendek. Uji support terdekat. Analis menyarankan masuk di harga Rp 6.350-Rp 6.450 per saham. Stop loss di Rp 6.300 per saham. Adapun target harganya di Rp 6.550-Rp 6.650 per saham.



Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...