google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MARK, MTEL, TBIG dan INCO oleh MNC SEKURITAS | 15 Juni 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MARK, MTEL, TBIG dan INCO oleh MNC SEKURITAS | 15 Juni 2022



MNCS Daily Scope Wave 
15 Juni 2022



Penutupan IHSG kemarin (14/6) berada di level 7,049 atau menguat 0,8%, pergerakan IHSG hampir menutup gap yang ada di rentang 6,996-7,051 dan tertahan oleh MA60-nya. Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b] pada label hitam sehingga meskipun menguat maka akan relatif terbatas untuk menguji 7,090-7,130 dan akan rawan terkoreksi kembali ke rentang area 6,786-6,870.

Support: 6,870, 6,800

Resistance: 7,063, 7,257


MARK - Spec Buy

MARK ditutup menguat tipis ke level 1,095 pada perdagangan kemarin (14/6), pergerakan MARK pun masih tertahan oleh level MA20-nya. Kami memperkirakan, selama MARK tidak terkoreksi ke bawah 1,000 sebagai level supportnya, maka posisi MARK saat ini sedang berada di akhir wave 2 dari wave (C). Hal tersebut berarti, MARK berpeluang melanjutkan penguatannya.

Spec Buy: 1,070-1,095

Target Price: 1,145, 1,190

Stoploss: below 1,000


MTEL - Buy on Weakness

MTEL ditutup flat pada perdagangan kemarin (14/6) di level 705. Kami memperkirakan, posisi MTEL sedang berada di akhir wave [b] sehingga koreksi MTEL akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat.

Buy on Weakness: 680-705

Target Price: 720, 765

Stoploss: below 640


TBIG - Buy on Weakness

Menutup perdagangan kemarin (14/6), TBIG ditutup menguat 1% ke level 2,900, penguatan TBIG pun terbatas oleh MA200 dengan volume yang lebih kecil dibandingkan hari sebelumnya. Kami perkirakan, posisi TBIG sedang berada pada bagian dari wave [y] sehingga TBIG masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.

Buy on Weakness: 2,830-2,870

Target Price: 2,950, 3,050

Stoploss: below 2,780


INCO - Sell on Strength

Kemarin (14/6), INCO ditutup menguat ke level 7,200, penguatan INCO pun masih tertahan oleh MA60-nya. Kami perkirakan, posisi INCO saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (A), hal tersebut berarti INCO masih rawan terkoreksi terlebih bila INCO break support di 6,650. Untuk rentang koreksi dari INCO diperkirakan berada di 6,050-6,500.

Sell on Strength: 7,275-7,475


Disclaimer On

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...