google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Mitra Energi Persada Teken Perjanjian PLTG Senilai Rp170,15 Miliar Langsung ke konten utama

Mitra Energi Persada Teken Perjanjian PLTG Senilai Rp170,15 Miliar


PT Mitra Energi Persada Tbk. (KOPI) telah menandatangani perjanjian sewa untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas Kapasitas dengan PT Domas Agrointi Prima (DAP) pada tanggal 7 Juli 2022.

Dalam keterangan tertulisnya Said August Putra Direktur dan Sekretaris KOPI Jumat (22/7) menuturkan bahwa perjanjian antara perseroan dan DAP tersebut untuk Pembangkit Listrik Tenaga Gas Kapasitas 4,63 MW senilai Rp170,149 miliar termasuk IDC yang berlokasi di Kuala Tanjung.

Lebih lanjut Said menjelaskan, Penandatanganan tersebut didasari oleh kerja sama antara KOPI dan DAP terkait penyediaan Unit mesin Combine Heat and Power (CHP) untuk pemenuhan kebutuhan listrik high pressure steam dan low pressure steam di pabrik oleochemical milik DAP.

"Proyek ini meliputi pengadaan atas Pembangkit Listrik Tenaga Gas Kapasitas 4,63 MW dikombinasi dengan Boiler kapasitas 2,8 TPH High Pressure Steam dan 15,74 TPH Low Pressure Steam (Unit CHP) serta jasa O&M atas Unit CHP ,"terangnya.

Berdasarkan Laporan Keuangan KOPI per 30 September 2021, nilai dari proyek tersebut adalah 190,97% terhadap jumlah ekuitas Perseroan sehingga merupakan trasaksi material sesuai regulasi Otoritas Jasa Keuangan No.17/POJK.04/2020 serta sudah memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham RUPSLB yang digelar pada tanggal 29 Maret 2022.

Said menambahkan perolehan perjanjian sewa pembangkit listrik tenaga gas ini diharapkan mendukung kegiatan operasional serta meningkatkan pendapatan dan kelangsungan usaha KOPI. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...