google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ADMR, DOID, EXCL dan BNBA oleh MNC Sekuritas | 4 Agustus 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ADMR, DOID, EXCL dan BNBA oleh MNC Sekuritas | 4 Agustus 2022


MNCS Daily Scope Wave 

4 Agustus 2022

IHSG

Menutup perdagangan kemarin (3/8), IHSG ditutup menguat 0,8% ke level 7,046 dan telah menembus level resistance terdekat di 7,032. Kami memperkirakan, posisi IHSG masih berada di akhir wave (b) dari wave [y] dari wave Y, sehingga penguatan IHSG akan relatif terbatas paling tidak untuk menguji area resistance berikutnya di 7,070. Namun demikian, dapat dicermati label merah, dimana IHSG berpeluang menguat agresif ke rentang 7,108-7,150.
Support: 6,900, 6,850
Resistance: 7,070, 7,160

ADMR - Buy on Weakness

Pada perdagangan kemarin (3/8), ADMR ditutup menguat 1,5% ke level 1,700 namun penguatan ADMR masih tertahan oleh MA20-nya. Kami memperkirakan, posisi ADMR saat ini sedang berada di akhir wave [b] dari wave B, sehingga koreksi ADMR akan relatif terbatas dan berpeluang untuk menguat.
Buy on Weakness: 1,625-1,680
Target Price: 1,845, 2,100
Stoploss: below 1,555

DOID - Buy on Weakness

Menutup perdagangan kemarin (3/8), DOID ditutup menguat 1,6% ke level 378. Kami memperkirakan, posisi DOID saat ini sedang berada di akhir wave B dari wave (B). Hal tersebut berarti, koreksi DOID akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 342-366
Target Price: 412, 450
Stoploss: below 330

EXCL - Buy on Weakness

EXCL ditutup menguat cukup signifikan sebesar 7,5% ke level 2,580 pada perdagangan kemarin (3/8), penguatan EXCL pun menembus MA60-nya dan diiringi dengan peningkatan volume. Kami memperkirakan, posisi EXCL saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iii) dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 2,480-2,550
Target Price: 2,700, 2,800
Stoploss: below 2,470

BNBA - Sell on Strength

BNBA ditutup terkoreksi 3,3% ke level 2,080 pada perdagangan kemarin (3/8). Kami memperkirakan, posisi BNBA saat ini sudah berada di akhir wave 5 dari wave (1) sehingga penguatan BNBA relatif terbatas dan rawan koreksi membentuk wave (2) ke rentang area 1,720-1,900. Level koreksi tersebut dapat dimanfaatkan untuk buyback.
Sell on Strength: 2,090-2,150

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...