google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Berikan Line Facility Ke RSU Cempaka Lima Utama Di Aceh Langsung ke konten utama

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Berikan Line Facility Ke RSU Cempaka Lima Utama Di Aceh

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI)

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memberikan Line Facility pembiayaan kepada PT Cempaka Lima Utama untuk penyediaan fasilitas iB Suplier Financing (iB-SF) - BPJS Kesehatan.

Perjanjian kerja sama BSI dengan PT Cempaka Lima Utama ditanda tangani Area Commercial Business Manager BSI Achmad Faluthy dan Direktur Utama PT Cempaka Lima Utama Kartini Nyak Itam di Banda Aceh, Kamis.

"BSI terus berupaya mendukung pemulihan ekonomi nasional, termasuk melalui dukungan pembiayaan ke sektor-sektor bisnis yang potensial salah satunya sektor kesehatan. Dukungan pembiayaan pada sektor ini juga dapat menyokong pengembangan sektor kesehatan nasional sehingga dapat memberikan manfaat positif bagi layanan kesehatan bagi masyarakat," kata Commercial Business Group Head BSI Ivan Hartawan di Banda Aceh.

Ia menjelaskan dengan adanya single tarif BPJS, maka akan ada adaptasi di sisi rumah sakit karena masyarakat bisa memilih rumah sakit, di mana perubahan tersebut adalah kesempatan untuk bisa berkolaborasi dengan lembaga pembiayaan termasuk BSI.

Ivan mengatakan kerja sama dengan PT Cempaka Lima Utama merupakan bentuk komitmen BSI dalam menyukseskan Qanun Lembaga Keuangan Syariah yang sudah berlaku di Aceh sejak Januari 2022.

Direktur Utama PT Cempaka Lima Utama Kartini Nyak Itam mengatakan fasilitas kesehatan yang dipimpinnya sudah beroperasi sejak 1991. Dari awalnya hanya klinik, perusahaan tersebut kini sudah mampu mendirikan rumah sakit di Banda Aceh, yang dinamakan Rumah Sakit Umum Cempaka Lima (RSUCL) pada Februari 2022 lalu.

"Kami melayani 12 ribu orang tiap bulan. Sekitar 30 persen dari pasien tersebut kami rujuk ke rumah sakit besar, sehingga akhirnya saya memutuskan untuk membangun rumah sakit," katanya.(end/ant)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...