google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PT MNC Land Tbk (KPIG) Catat Kenaikan Pendapatan 29,7% Di Semester I 2022 Langsung ke konten utama

PT MNC Land Tbk (KPIG) Catat Kenaikan Pendapatan 29,7% Di Semester I 2022

PT MNC Land Tbk (KPIG)

PT MNC Land Tbk (KPIG) mencatat kenaikan pendapatan sebesar 29,7% dari Rp 341,8 miliar pada H1-2021 menjadi Rp 443,4 miliar pada periode H1-2022. Hal ini terutama didorong oleh peningkatan pendapatan yang signifikan di segmen hotel, resor dan golf sebesar 206,3%, dari Rp 45,7 miliar menjadi Rp 140,0 miliar.

Peningkatan operasional ini membawa laba bersih pada semester I KPIG naik 18,9% dari Rp 62,9 miliar menjadi Rp 74,8 miliar, sedangkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat dari Rp 85,7 miliar menjadi Rp 88,1 miliar pada semester I tahun ini.

Saham Perseroan saat ini diperdagangkan pada 0,31x PBV (Price to Book Value) dengan market capitalization Rp 7,9 triliun. Tahun 2022 akan menjadi awal bangkitnya MNC Land, seiring dengan berakhirnya pandemi dan pengembangan yang mulai tuntas, harga tanah yang dimiliki akan meningkat pesat, sehingga harga saham KPIG memiliki potensi kenaikan yang makin besar.

Pada bulan Juli 2022, Perseroan secara resmi mempersembahkan Park Hyatt Jakarta sebagai the modern luxury hotel dari brand Park Hyatt pertama dan satu-satunya di Indonesia dan ke 46 dunia. Park Hyatt Jakarta ini menjadi portofolio baru dari MNC Land di sektor hospitality di kawasan strategis dan terintegrasi MNC Center, Jakarta. (end)
Sumber: iqplus-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...