google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ESSA, HRUM, PGAS dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 5 September 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ESSA, HRUM, PGAS dan SMGR oleh MNC Sekuritas | 5 September 2022


MNCS Daily Scope Wave 

5 September 2022

IHSG

Menutup akhir pekan kemarin (2/9), IHSG bergerak menguat 0,3% ke level 7,177 dan masih berada di atas MA20-nya. Kami memperkirakan, selama IHSG tidak mampu break dari 7,230 sebagai resistancenya maka posisi IHSG sedang berada di awal wave iii dari wave (a) dari wave [d] pada label hitam atau awal wave (E) di label merah, sehingga IHSG diperkirakan masih rawan koreksi untuk menguji area 6,973-7,065 terlebih dahulu. Bullish skenario yang berwarna biru, IHSG saat ini sedang membentuk awal wave [v] dari wave 1 dan akan mengarah ke 7,355.
Support: 7,020, 6,900
Resistance: 7,200, 7,230

ESSA - Buy on Weakness

ESSA ditutup menguat 2,8% ke level 1,120 pada perdagangan Jumat (2/9), penguatan ESSA pun diiringi oleh peningkatan volume beli meskipun penutupan masih tertahan oleh MA20. Selama ESSA tidak terkoreksi ke bawah 1,090 sebagai supportnya, maka posisi ESSA sedang berada di awal wave (c) dari wave [iii] dari wave C.
Buy on Weakness: 1,100-1,120
Target Price: 1,260, 1,400
Stoploss: below 1,090

HRUM - Buy on Weakness

HRUM ditutup terkoreksi 1,5% ke 1,685 pada perdagangan akhir pekan (2/9), meskipun terjadi peningkatan tekanan jual namun koreksi HRUM masih tertahan oleh MA60. Kami perkirakan, posisi HRUM saat ini sedang berada di wave [b] dari wave Y, sehingga koreksi HRUM akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 1,620-1,650
Target Price: 1,765, 1,950
Stoploss: below 1,580

PGAS - Spec Buy

PGAS ditutup menguat 0,6% ke level 1,815 pada perdagangan Jumat (2/9) dan mulai muncul adanya volume beli. Selama tidak terkoreksi ke bawah 1,785, maka posisi PGAS saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave 3.
Spec Buy: 1,800-1,815
Target Price: 1,920, 2,040
Stoploss: below 1,785

SMGR - Buy on Weakness

SMGR ditutup terkoreksi 0,4% ke level 6,425 pada perdagangan Jumat (2/9) disertai dengan peningkatan tekanan jual. Kami perkirakan posisi SMGR saat ini sedang berada di akhir wave [c] dari wave B, sehingga koreksi SMGR akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 6,250-6,375
Target Price: 7,075, 7,700
Stoploss: below 6,175

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...