google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBRI, DEWA, MDKA dan PGAS oleh MNC Sekuritas | 13 Oktober 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBRI, DEWA, MDKA dan PGAS oleh MNC Sekuritas | 13 Oktober 2022


MNCS Daily Scope Wave

13 Oktober 2022

IHSG

IHSG ditutup kembali terkoreksi 0,4% ke 6,909 pada perdagangan kemarin (12/10), pergerakan IHSG telah menembus support 6,926 dan masih didominasi oleh tekanan jual. Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada awal dari wave (y) dari wave [y] dari wave B, sehingga IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji kembali 6,872 dan worst case nya di 6,730. Kami perkirakan, meskipun menguat, nampaknya akan cenderung terbatas menguji rentang 6,940-7,000
Support: 6,757, 6,850
Resistance: 7,000, 7,135

BBRI - Spec Buy 

BBRI ditutup terkoreksi 0,7% ke 4,400 pada perdagangan kemarin (12/10) namun masih tertahan oleh cluster MA60 dan MA200. Selama tidak terkoreksi ke bawah 4,340 sebagai support, maka posisi BBRI saat ini sedang berada di awal wave (c) dari wave [y] pada label hitam.
Spec Buy: 4,370-4,400
Target Price: 4,560, 4,730
Stoploss: below 4,340

DEWA - Spec Buy 

DEWA ditutup menguat 4,8% ke 66 pada perdagangan kemarin (12/10) dan penguatannya tertahan MA20. Kami perkirakan, posisi DEWA sedang berada di awal wave C dari wave (B) pada label hitam dan akan lebih terkonfirmasi bila DEWA mampu break resist 72.
Spec Buy: 64-66
Target Price: 72, 79
Stoploss: below 62

MDKA - Buy on Weakness 

MDKA ditutup terkoreksi 0,8% ke 3,730 pada perdagangan kemarin (12/10) dan masih berada pada fase downtrendnya. Kami perkirakan, posisi MDKA saat ini sedang berada di akhir wave B dari wave (B), sehingga koreksi MDKA cenderung terbatas dan berpeluang menguat kembali.
Buy on Weakness: 3,600-3,700
Target Price: 4,050, 4,200
Stoploss: below 3,520

PGAS - Buy if Break 

PGAS ditutup menguat 1,9% ke 1,835 pada perdagangan kemarin (12/10) dan PGAS masih tertahan oleh resistancenya di 1,840. Kami memperkirakan, posisi PGAS sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave 3 pada label hitam, sehingga PGAS masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy if Break: 1,840
Target Price: 1,925, 2,040
Stoploss: below 1,740

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...