google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Pandu Sjahrir Borong 7,63 Juta Saham TBS Energi (TOBA) Rp590 per Helai Langsung ke konten utama

Pandu Sjahrir Borong 7,63 Juta Saham TBS Energi (TOBA) Rp590 per Helai


Sejumlah pengurus teras TBS Energi Utama (TOBA) mengeksekusi program kepemilikan saham manajemen dan karyawan senilai Rp9,54 miliar. Itu setelah para penggede perusahaan menyerok 16.174.623 lembar alias 16,17 juta eksemplar. MESOP tahap I tersebut dibalut harga pelaksanaan Rp590 per eksemplar. 

MESOP tahap I berskema private placement itu melibatkan Dicky Yordan Direktur Utama, Pandu Sjahrir Wakil Direktur Utama, Alvin Firman Sunanda Direktur, Tgeuh Alamsyah Direktur, dan Juli Oktarian sebagai direktur.  

Dicky Yordan, Direktur Utama TBS Energi Utama menyerok 7.633.600 helai atau 7,63 juta lembar setara 0,094 persen pada harga pelaksanaan Rp590 per helai. Dengan pelaksanaan transaksi pada 14 Desember 2022 itu, Dicky dipaksa merogoh dana taktis Rp4,5 miliar. 

Selanjutnya, Wakil Presiden Direktur TBS Energi Utama Pandu Sjahrir, memborong 7,63 juta lembar setara 0,094 persen senilai Rp4,5 miliar. Lalu, Direktur Alvin Firman Sunanda menjala 330.860 lembar alias 0,004 persen senilai Rp195 juta. 

Kemudian, Direktur Teguh Alamsyah menjaring 281.250 lembar setara 0,003 persen senilai Rp165,93 juta. Dan, terakhir Direktur Juli Oktarina mendapat bagian 295.313 lembar alias 0,003 persen sejumlah Rp174,23 juta. ”Transaksi berupa kepemilikan saham melalui program MESOP,” tulis Dicky Yordan, Direktur Utama TBS Energi Utama.

Sebelumnya, TBS Energi Utama mengantongi dana taktis Rp10,8 miliar. Itu dari realisasi program kepemilikan saham manajemen dan karyawan (MESOP) berskema private placement. MESOP tahap I baru terserap 18.307.057 saham pada harga pelaksanaan Rp590 per lembar. 

Pelaksanaan MESOP itu, sekitar 22,8 persen dari total penawaran 80.499.640 lembar. Dengan begitu, jumlah opsi belum dilaksanakan, dan masih berlaku tercatat 62.192.582 lembar. ”Periode MESOP tahap I telah dilaksanakan pada 14 Desember 2022 sampai 21 Desember 2022,” tulis Dicky Yordan, Direktur Utama TBS Energi Utama. (*)
Author: J S
Sumber: emitennews-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...