google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham AGII, ASLC, ESSA dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 21 Februari 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham AGII, ASLC, ESSA dan JPFA oleh MNC Sekuritas | 21 Februari 2023


MNCS Daily Scope Wave 

21 Februari 2023

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi ke 6,894, meskipun masih didominasi oleh tekanan jual namun penutupan IHSG masih berada di atas MA20. Posisi IHSG saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C pada label hitam, dan hal tersebut akan lebih terkonfirmasi apabila IHSG tidak mampu menembus resistance di 6,961. Namun demikian, kabar baiknya, bila IHSG menembus 6,961, maka sedang berada di awal wave c dari wave (x) di label merah, yang akan membawa IHSG menguat ke rentang 7,064-7,184.
Support: 6,803, 6,767
Resistance: 6,961, 7,053

AGII - Buy on Weakness 

AGII ditutup terkoreksi 0,9% ke 2,130 pada perdagangan kemarin (20/2), penutupan AGII masih tertahan oleh MA200 dan disertai dengan munculnya volume penjualan. Apabila AGII belum mampu break resistance di 2,210, maka posisi AGII saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C pada label hitam.
Buy on Weakness: 1,970-2,060
Target Price: 2,300, 2,440
Stoploss: below 1,820

ASLC - Buy on Weakness 

ASLC ditutup terkoreksi ke 116 dan disertai dengan peningkatan volume penjualan, namun koreksinya tertahan oleh MA60. Selama ASLC masih mampu bergerak di atas 105 sebagai stoplossnya, maka posisi ASLC sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (A).
Buy on Weakness: 109-115
Target Price: 130, 144
Stoploss: below 105

ESSA - Buy on Weakness 

ESSA ditutup terkoreksi agresif sebesar 6,6% ke 920 dan disertai dengan peningkatan volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi ESSA saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C, sehingga ESSA masih rawan terkoreksi dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.
Buy on Weakness: 850-900
Target Price: 1,025, 1,095
Stoploss: below 790

JPFA - Spec Buy 

JPFA ditutup menguat 0,8% ke 1,330 dan masih didominasi oleh munculnya volume pembelian. Selama JPFA masih mampu bergerak di atas 1,315 sebagai stoplossnya, maka posisi JPFA saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c].
Spec Buy: 1,320-1,330
Target Price: 1,390, 1,465
Stoploss: below 1,315

Disclaimer On-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...