google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BMRI, JPFA, PNLF dan ACES oleh MNC Sekuritas | 20 Juni 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BMRI, JPFA, PNLF dan ACES oleh MNC Sekuritas | 20 Juni 2023


MNCS Daily Scope Wave 

20 Juni 2023

IHSG

IHSG ditutup terkoreksi 0,2% ke 6,686 dan masih didominasi oleh munculnya volume penjualan. Selama IHSG masih mampu bergerak di atas 6,660 sebagai support terdekatnya, maka posisi IHSG saat ini sedang berada di awal wave v dari wave (i) dari wave [iii] dimana hal tersebut akan membawa IHSG menguat untuk menguji rentang 6,764-6,819 pada label hitam. Namun, apabila IHSG break 6,660 maka IHSG akan membentuk wave b dari wave (i) dari wave [iii] yang akan membawa IHSG terkoreksi terlebih dahulu ke 6,614-6,641 pada label merah.
Support: 6,660, 6,578
Resistance: 6,744, 6,772

BMRI - Buy on Weakness 

BMRI terkoreksi 0,5% dan ditutup ke 5,125, koreksi dari BMRI disertai dengan munculnya volume penjualan. Saat ini, posisi BMRI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave A dari wave (3).
Buy on Weakness: 5,025-5,100
Target Price: 5,200, 5,350
Stoploss: below 5,000

JPFA - Buy on Weakness 

JPFA terkoreksi 0,4% dan ditutup ke 1,235, pergerakan JPFA masih didominasi oleh munculnya volume penjualan. Saat ini, diperkirakan posisi JPFA sedang berada di wave (ii) dari wave [v].
Buy on Weakness: 1,190-1,215
Target Price: 1,285, 1,360
Stoploss: below 1,170

PNLF - Buy on Weakness 

PNLF menguat 3,5% dan ditutup ke 292 disertai dengan munculnya volume pembelian. Selama PNLF belum mampu break 298 sebagai resistancenya, maka posisi PNLF saat ini diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 2 dari wave (1).
Buy on Weakness: 270-282
Target Price: 314, 332
Stoploss: below 262

ACES - Sell on Strength 

ACES terkoreksi 2,3% dan ditutup ke 635, koreksi dari ACES pun menembus MA20 dan masih didominasi oleh volume penjualan. Selama ACES belum mampu break 710 sebagai resistance, maka kami perkirakan posisi ACES sedang berada di awal wave [b]. Hal tersebut berarti, ACES diperkirakan masih cenderung terkoreksi terlebih dahulu ke rentang 540-605.
Sell on Strength: 650-670

Disclaimer On-
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...