google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ASII, GGRM, SMGR dan ACES oleh RHB Sekuritas Indonesia | 10 Juli 2023 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, GGRM, SMGR dan ACES oleh RHB Sekuritas Indonesia | 10 Juli 2023


RHB Sekuritas Indonesia

10 Juli 2023
Muhammad Wafi

PT Astra International Tbk (ASII)

Analisa:
ASII terlihat melakukan rebound dari support garis MA20 sekaligus support bullish channel-nya disertai volume. Selama bertahan di atas support garis MA20 maka berpeluang untuk kembali membuat Higher High (HH) level dan melanjutkan fase bullish-nya.
Rekomendasi: buy
Buy area di sekitar Rp 6.775 dengan target jual di Rp 6.975 hingga Rp 7.300. Cut loss di Rp 6.700.

PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

Analisa:
GGRM terlihat melakukan rebound dari support garis MA50 sekaligus support bullish channel-nya disertai volume. Selama bertahan diatas support garis MA50 maka berpeluang untuk breakout resistance garis MA20 dan kembali membuat Higher High (HH) level untuk melanjutkan fase bullish-nya.
Rekomendasi: buy
Buy area di sekitar Rp 27.600 dengan target jual di Rp 28.700 hingga Rp 30.050. Cut loss di Rp 27.025.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Analisa:
SMGR terlihat melakukan rebound dengan three white soldiers candle dan Higher High (HH) level disertai volume. Meski berpeluang melakukan koreksi teknikal (pullback), namun selama bertahan diatas garis MA20 maka berpeluang untuk kembali membuat HH level dan melanjutkan fase bullish-nya
Rekomendasi: buy on weakness
Buy area disekitar Rp 6.250 dengan target jual di Rp 6.750 hingga Rp 7.325. Cut loss di Rp 6.025.

PT Ace Hardware Indonesia Tbk (ACES)

Analisa:
ACES Indonesia terlihat melakukan rebound dari support garis MA20 sekaligus support bullish channel-nya dengan membuat Higher High (HH) level disertai volume. Meski berpeluang melakukan koreksi teknikal (pullback), namun selama bertahan diatas garis MA20 maka berpeluang untuk kembali membuat HH level dan melanjutkan fase bullish-nya.
Rekomendasi: buy on weakness
Buy area disekitar Rp 700 dengan target jual di Rp 805 hingga Rp 910. Cut loss di Rp 625.
Materi video tutorial belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...