google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham, Heldy Arifien 4 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham, Heldy Arifien 4 Mei 2017

(OpisBoi‘s Technocopter) JCI (Indonesia Composite Index) ends lower for -0.50%and closed at 5,647.37 pts with a total of 91,435,872.00 shares yesterday, following another losses on the Mining (-2.26%),Misc-Industry (-1.42%), and Infrastructure (-1.37%) sectors. There were 251 stocks declined, 96 stocks remain unchanged and around 90 others unable to curb the selling pressures and profit taking on most heavyweight stocks, even when Foreign Investors booked another Net Bought for IDR324.58bn, across the board.

As mentioned on OpisBoi‘s yesterday market review where ” … JCI is setting up a reversal around the 5,640 – 5,675 bps supports … “, another Black Marubozu complement the Identical Three Black Crows Formation, signaling that the market likely experiencing another negative trend tampered by another selling pressures or profit taking. 

From the OpisBoitechindicator’s tidbits, limited downside is shown on thestochastic overbought trading point at46.89/54.57 areas, indicates that today’s negative swing and the 5,610 pts critical supports area should be able to conceal the selling pressures, or better yet, give an opportunity to accumulate on the next trading day.

JCI expected to walk around 5,600-5,675 pts areas, forming up a Hammer Candleto complete the Ladder Bottom Formation as a supportive reversal signalfor the next trading day.

Some of these stocks might still be interesting and should hold the market steady (TradingBuy); HMSP BBNI BBRI KLBF INTP SMGR SMBR PTBA UNTR;  but you might want to hit and run on some of these stocks (TradingSell); LPKR KIJA; Foreign Investors eyed on some of these stocks; BJTM PNBN TBLA DMAS (OnScreen); BUMI BWPT BRMS DOID PWON SMRA;


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...