Rekomendasi Saham HPX
HP Key Calls
BJBR
BJBR akhirnya bisa naik kembali ke atas MA50, dengan demikian juga meninggalkan MA10&20 di bawahnya. Resistance bertahap yang perlu dilalui adalah 2590 (titik Average Up), kemudian 2750, dan setelah itu diharapkan dapat kembali menuju titik tertinggi sebelumnya di 3000.
Rekomendasi
Speculative Buy
Entry Level: 2400-2500;
Target: 2750/3000;
Stoploss: 2350
UNTR
UNTR akhirnya mampu kembali bertengger di atas ketiga Moving Average. Jika harga bertahan di atas MA20&50 / 33100, maka UNTR punya kesempatan untuk naik kembali menuju titik tertinggi sebelumnya 37250, atau bahkan the new Resistance 38400.
Rekomendasi
Buy
Entry Level: 33100-33900;
Target: 37250/38400;
Stoploss: 32900
LQ45
LQ45 mempunyai area Support di angka 990, yang merupakan jalur Uptrend dari bulan Agustus 2017.
Jika mampu bertahan, maka Resistance pertama yang perlu dilalui adalah MA50 di level 995, kemudian level 1000, dan MA50 di angka 1008.
Rekomendasi
Buy on Weakness
Support: 990;
Resistance: 995/1000/1008
©Henan Putihrai
Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...
Komentar
Posting Komentar