Berita Saham LPPF | 1 Agustus 2017

JAKARTA. PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 15,6% menjadi Rp 1,33 triliun pada semester I 2017 dibanding periode yang sama tahun lalu senilai Rp 1,15 triliun.

Sepanjang enam bulan pertama 2017, LPPF membukukan penjualan kotor sebesar Rp 10,02 triliun, naik 10,9% year on year (yoy). Sementara, pendapatan bersih terkerek 10,8% yoy menjadi Rp 5,73 triliun.

Terlepas dari melemahnya tren konsumsi saat ini, LPPF berhasil mencapai same store sales growth (SSSG) sebesar 8,0% pada semester I 2017.

Saat ini, LPPF memiliki 156 gerai di 71 kota Indonesia. Sepanjang semester I-2017, perseroan telah membuka empat gerai baru berlokasi di Tegal, Madiun, Jember, dan Medan. Pada Juli 2017, perusahaan menambah satu gerai baru di Cirebon.

Richard Gibson, CEO dan Vice President Director LPPF mengatakan dalam keterangan tertulis, Selasa (1/8), pelemahan konsumsi domestik yang belakangan ini terjadi di Indonesia tetap menjadi perhatian. "Tetapi kami tetap yakin bahwa hal ini hanya merupakan satu siklus dan bukan merupakan tantangan yang struktural, dan konsumen akan kembali membaik dalam jangka waktu menengah," katanya.

"Kami juga percaya bahwa inisiatif kami yang berfokus kepada pelayanan kebutuhan konsumen, dengan senantiasa memberikan peningkatan dalam produk yang ditawarkan, akan membuat kami bertahan tidak hanya dari tantangan makro jangka pendek, namun juga untuk meraih pertumbuhan yang berkelanjutan dalam jangka panjang," lanjut Richard.

KONTAN

Analisa Sore Pasar Saham Indonesia | 1 Agustus 2017

Market Review 1 Agustus 2017
(Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia)

Setelah menguat tiga hari berturut-turut pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 35 poin (-0.61%) ke level 5,805.205 pada perdagangan hari ini. Tercatat 141 saham menguat dan 219 saham melemah. Mayoritas sektor melemah dipimpin oleh pelemahan sektor consumer (-2.17%)  dan miscellaneous industry (-1.29%). Sementara hanya sektor mining dan infrastructure yang ditutup menguat masing-masing 1.63% dan 0.99%. Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp71 miliar di seluruh Pasar hari ini. US Dollar melemah 1 poin (-0.01%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah menguat ke level Rp13,324 terhadap US Dollar di akhir perdagangan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pada Juli 2017 terjadi inflasi sebesar 0,22 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 130,00. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Juli) 2017 sebesar 2,60 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Juli 2017 terhadap Juli 2016) sebesar 3,88 persen. Komponen inti pada Juli 2017 mengalami inflasi sebesar 0,26 persen. Tingkat inflasi komponen inti tahun kalender (Januari–Juli) 2017 mengalami inflasi sebesar 1,86 persen dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun (Juli 2017 terhadap Juli 2016) sebesar 3,05 persen.

Suspensi Saham Hari Ini
- PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI)
Bursa Efek Indonesia melakukan penghentian sementara perdagangan saham PADI di Pasar Reguler dan Pasar Tunai sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham tersebut.

Advance Stocks:

- ADRO: ADRO memimpin reli sektor tambang seiring dengan menguatnya harga batubara Newcastle sebesar 6.9% pada perdagangan kemarin (31/7). Harga saham ADRO ditutup menguat Rp75 (+4.20%) ke level Rp1.860 pada perdagangan hari ini.

- TOPS: Dengan diperolehnya kontrak proyek dari Agung Sedayu Group yang bernilai Rp 440 miliar pada akhir Juli 2017, TOPS mencatatkan perolehan kontrak baru sekitar Rp 2 triliun hingga akhir Juli 2017. Perseroan optimistis akan mencapai target kontrak baru senilai Rp 3 triliun hingga akhir 2017. Harga saham TOPS ditutup menguat Rp120 (+9.37%) ke level Rp1.400 hari ini.

- YULE: YULE akan melakukan right issue dengan mengeluarkan saham baru sebanyak-banyaknya 1.530.000.000 lembar dengan harga Rp200 per lembar. Dana yang diperoleh diperkirakan mencapai Rp306.000.000.000 sebelum dikurangi biaya emisi. Dana hasil penerbitan saham baru ini akan digunakan untuk memperkuat strutktur modal serta perluasan usaha ke bidang investasi, jasa dan konsultasi bisnis. Harga saham YULE melonjak Rp40 (+34.48%) ke level Rp156 pada penutupan perdagangan hari ini.

- BYAN: Di akhir perdagangan hari ini, harga saham BYAN ditutup menguat Rp400 (+6.15%) ke level Rp6.900. BYAN berencana menerbitkan notes berdenominasi dollar Amerika Serikat. Sebelum merealisasikan rencana itu, manajemen BYAN akan meminta persetujuan atas transaksi material tersebut dalam RUPS. BYAN mempersiapkan penerbitan surat utang senilai US$ 600 juta atau senilai Rp 8,06 triliun.

Decline Stocks:

- CMNP: CMNP meraih laba neto yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp229,52 miliar hingga periode 30 Juni 2017 turun dari laba Rp271,07 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Pendapatan turun menjadi Rp1,11 triliun turun dari pendapatan Rp1,41 triliun sebelumnya. Harga saham CMNP melemah Rp15 (-1.11%) ke level Rp1.330 pada perdagangan hari ini.

- ROTI: Harga saham ROTI melemah untuk hari kedua dengan ditutup turun Rp25 (-2.00%) ke level Rp1.225 hari ini. ROTI alami penurunan tajam laba periode berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp49,84 miliar hingga 30 Juni 2017 dari laba Rp128,79 miliar di periode sama tahun sebelumnya. Penjualan neto tercatat turun dari Rp1,19 triliun menjadi Rp1,18 triliun.

- MPPA: Harga saham MPPA melemah terdalam sejak 18 Juli lalu dengan ditutup turun Rp25 (-3.90%) ke level Rp615 pada perdagangan hari ini, setelah Credit Suisse melakukan downgrade terhadap saham MPPA di tengah estimasi same-store sales tahun ini yang turun menjadi flat dari 5%.  Manajemen menyatakan kondisi lemahnya makro ekonomi selama Ramadhan menjadi alasan pelemahan kinerja.

Analisa Saham | BSDE | BJTM | MAPI | ANTM | 1 Agustus 2017


BSDE kembali naik keatas MA50/1800, sejak turun setelah menyentuh MA200/1860 masih blm mampu naik keataasnya. Maka target masih menutup gap dilevel 1950-1900 yg terjadi di 11M16, dngn R1: 1860.

BJTM setelah bergerak diarea support 650-625 yg sebelumnya resistance sejak 9M16 to 4M17. Saat ini harga berhasil naik keatas MA10&20 di 635, dapat avg up jika break MA50/660 dngn target ke 750-720

MAPI still on screen, untuk short-term saat ini masih sideways dgn support 6050, untuk konfirmasi melanjutkan uptrend, harga harus naik keatas MA50/6250 baru membuka target ke 7025-6750.

ANTM jika breakdown support short-term di 690 sebaiknya tunggu lagi rebound diatasnya atau jika turun kembali kearea supportnya di 646-614 yg terbentuk sejak 4M16 dengan target masih ke MA200/790.

Oktavianus Audi | HPX

Berita Saham | BMTR | 1 Agustus 2017


IQPlus, (01/08) -  Laba yang didistribusikan kepada pemilik entitas induk PT Global Mediacom Tbk (BMTR) turun 50,8 persen menjadi Rp314,04 miliar hingga 30 Juni 2017 dari laba Rp638,54 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan perseroan Selasa menyebutkan, pendapatan turun tipis menjadi Rp5,49 triliun dari Rp5,54 triliun namun beban langsung turun menjadi Rp3,09 triliun dari Rp3,22 triliun membuat laba kotor naik tipis menjadi Rp2,39 triliun dari Rp2,32 triliun tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak turun menjadi Rp955,26 miliar dari laba sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp1,47 triliun diantaranya karena turunnya laba kurs menjadi Rp35,96 miliar dari Rp385,79 miliar dan dideritanya rugi lain-lain bersih sebesar Rp99,02 miliar dari keuntungan lain-lain bersih tahun sebelumnya Rp100,77 miliar.

Sedangkan jumlah aset perseroan hingga 30 Juni 2017 mencapai Rp26,87 triliun naik tipis dari jumlah aset hingga 31 Desember 2016 yang Rp26,44 triliun. (end)

Berita Saham | MINA | 1 Agustus 2017


IQPlus, (01/08) -  PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) meraih pendapatan neto sebesar Rp4,52 miliar hingga periode 30 Juni 2017 turun tipis dari pendapatan neto Rp4,68 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan laba bruto turun menjadi Rp3,01 miliar dari laba bruto Rp3,37 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Penghasilan usaha lainnya diraih Rp3,32 miliar dari beban usaha lainnya yang Rp166,03 juta membuat laba usaha diraih Rp1,10 miliar usai mencatat rugi usaha Rp1,17 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak diraih Rp1,08 miliar dari rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp1,19 miliar dan laba neto tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk diraih Rp2,17 miliar usai mencatat rugi Rp763,65 juta tahun sebelumnya.

Total aset hingga 30 Juni 2017 mencapai Rp126,71 miliar naik dari total aset hingga 31 Desember 2016 yang Rp117,11 miliar. (end)

Berita Saham | SMMT | 1 Agustus 2017


IQPlus, (01/08) - PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) meraih penjualan bersih sebesar Rp21,15 miliar hingga periode Juni 2017 turun dari penjualan bersih Rp24,38 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, laba kotor naik menjadi Rp5,72 miliar dari Rp1,28 miliar usai turunnya beban pokok penjualan menjadi Rp15,43 miliar dari Rp23,09 miliar tahun sebelumnya.

Laba sebelum pajak diraih Rp5,45 miliar usai mencapai rugi sebelum pajak tahun sebelumnya yang Rp14,50 miliar. Laba bersih yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk diraih Rp3,71 miliar usai mencatat rugi bersih Rp12,59 miliar pada periode Juni tahun sebelumnya.

Total aset perseroan hingga 30 Juni 2017 mencapai Rp655,16 miliar naik dari total aset hingga 31 Desember 2016 yang mencapai Rp636,74 miliar. (end)

Berita Saham | MYRX | 1 Agustus 2017


IQPlus, (01/08) - PT Hanson International Tbk (MYRX) meraih penjualan sebesar Rp271,98 miliar hingga enam bulan pertama tahun ini turun tajam dari penjualan Rp856,77 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Laporan keuangan perseroan Selasa menyebutkan, laba kotor turun menjadi Rp117,91 miliar dari laba kotor tahun sebelumnya yang Rp471,30 miliar. Laba usaha turun tajam menjadi Rp47,77 miliar dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp431,74 miliar.

Laba sebelum manfaat pajak turun tajam menjadi Rp2,18 miliar dari laba sebelum manfaat pajak yang diraihnya pada enam bulan pertama tahun lalu yang Rp360,94 miliar. Laba tahun berjalan yang dapat didistribusikan kepada pemilik entitas induk turun menjadi Rp23,34 miliar dari laba Rp318,85 miliar tahun sebelumnya.

Total aset perseroan hingga 30 Juni 2017 mencapai Rp9,55 triliun naik dari total aset hingga 31 Desember 2016 yang mencapai Rp8,41 triliun. (end)

Berita Saham | TOTL | 1 Agustus 2017


IQPlus, (01/08) - PT Totalindo Eka Persada Tbk. (TOTL) membukukan kontrak baru Rp440 miliar dari Agung Sedayu Group pada akhir Juli 2017.

Menurut keterangan perseroan Senin, kontrak proyek yang dikantongi perseroan tersebut yakni pembangunan tiga menara apartemen kelas menengah Sedayu City Phase I. Adapun, total proyek tersebut akan mencakup 20 menara yang berlokasi di Kelapa Gading, Jakarta.

Totalindo bertindak selaku kontraktor utama proyek tersebut. Rencananya, pembangunannya akan dimulai pada Agustus 2017 dalam kurun 29 bulan.

Donald Sihombing, Direktur Utama Totalindo Eka Persada, mengatakan bahwa Agung Sedayu Group merupakan mitra perseroan sekaligus merupakan pelanggan berulang atau client repeat order perseroan.

Sebelum proyek ini, emiten dengan kode saham TOPS ini telah dipercaya oleh Agung Sedayu Group untuk mengerjakan tiga proyek lainnya, yakni Menteng Park, Puri Mansion, dan Green Sedayu.

.Saat ini proyek yang akan kami kerjakan adalah Sedayu City Phase I Kelapa Gading yang merupakan proyek ke empat dari Agung Sedayu Group,. ujar Donald Sihombing.

Donald mengatakan, perolehan kontrak berulang dari Agung Sedayu menunjukkan perseroan memiliki citra yang baik di mata pelanggan dan mampu bersaing dengan perusahaan-perusahaan kontraktor lainnya. (end)

Analisa Saham | INTP | SMGR | 1 Agustus 2017

•  INTP and SMGR reported their 2Q17 results. Both companies missed ours and consensus' earning forecasts, coming in at 30-31% of FY17E estimates, mainly due to fuel & power cost spike that we presume is related to coal. Their top-lines performed relatively better, in-line at ~45% of FY17E estimates, bearing in mind that the pull-forward effect of Lebaran is now fully captured in 2Q instead of 3Q; we did expect for 2H17 to be the stronger half in the absence of Lebaran as well as the govt's backloaded infra spending.
•  SMGR headline is optically better, but underlying cement sales of both companies similar at -16-17% YoY for the quarter.  Although INTP and SMGR's headline revenue growth of -17%  and -2% YoY are starkly contrasting, their underlying cement sales performance is actually similar. SMGR's cement sales also dropped 16% YoY, but the rest of the growth was made up by: (1) bringing in additional revenue from a cement distributor subsidiary into the consolidated financials; and (2) a chunky YoY tripling of precast cement revenue.
•  INTP 2Q17: revenue -17% YoY, -6% QoQ; EBITDA -46% YoY, -22% QoQ, NPAT -72% YoY, -17% QoQ
•  SMGR 2Q17: revenue -2% YoY, -1% QoQ; EBITDA -31% YoY, -2% QoQ, NPAT -63% YoY, -30% QoQ

Impact
•  Weak revenue momentum mostly due to ASP, not Lebaran volumes. This year's Lebaran shift into 2Q, instead of 3Q in previous years, makes this result season rather ambiguous. However, we observed that the volumes this quarter is only down by 5% and 7% YoY for INTP and SMGR, respectively, which is relatively acceptable given the seasonality shift. On the other hand, their ASPs have respectively declined by 12% and 9% YoY in 2Q17.
•  QoQ trends indicate stabilizing/improving top line momentum. Despite the seasonally weak Lebaran period, the 2Q performed relatively well as revenue was only down by mid single digits. We expect the better demand environment in 2H17, which should further decelerate the ASP downturns.
•  Coal price damaging margins and earnings. INTP and SMGR's gross margins slumped by 6ppt and 10ppt, respectively, on the back of rising fuel and power costs. Cash cost increased by 8% and 13% YoY on a per-tonne basis, respectively as both saw a soaring in fuel cost of mid to high teens per tonne.
•  SMGR additional revenues from subsidiary and precast helping overall performance. Management has conveyed that the company has added an additional revenue element from one of its cement distributor subsidiaries in 1H17, which was absent in 2016. Furthermore, we noticed that the ready-mix-concrete or precast sales tripled on a YoY basis, contributing 6% of total revenue in 1H17 vs 2% last year.

Action and recommendation
•  We maintain overweight on the sector as it seems that these earnings misses have been priced in by most investors. Our preferred play is INTP for an incrementally more conducive supply-demand environment in 2H17 as more plants come online in ex-Java.

Stocks mentioned:
Indocement (INTP IJ, Rp17,650, Outperform, TP: Rp18,800)
Semen Indonesia (SMGR IJ, Rp10,050, Neutral, TP: Rp9,700)

Analyst(s)
PT Macquarie Sekuritas Indonesia
Nathania Nurhalim

Analisa Saham | PTBA | 1 Agustus 2017


Mirae Asset Sekuritas Indonesia on PTBA:

Still appealing by Andy Wibowo Gunawan

- Dalam hal kinerja operasional, produksi batubara PTBA 2Q17 meningkat menjadi 4,94 juta ton (+ 10,0% QoQ). Rasio pengupasannya mencapai 3,9x di kuartal (vs target 2017F setahun penuh di 4,5x).

- Untuk 2Q17, PTBA mencatat pendapatan yang lebih rendah sebesar IDR4,4 triliun (-2,8% QoQ), didukung oleh harga jual rata-rata batubara yang mengalami penurunan (ASP) sebesar IDR733.117/ton (-9,7% QoQ). Penurunan pendapatan 2Q17 diikuti juga oleh penurunan laba bersih yang menyentuh IDR853,1 miliar (-2,0% QoQ), mencapai 54,5% dari target laba bersih 2017F konsensus satu penuh tahun.

- Menurut bimbingan manajemen, PTBA memangkas volume penjualan 2017F setahun penuh menjadi 23,2 juta ton (dari 27,3 juta ton pada awalnya). Dengan demikian, kami juga menyesuaikan perkiraan volume penjualan kami menjadi 23,2 juta ton untuk tahun 2017F dan 26,5mn ton untuk 2018F turun sebesar 15,0% dan 11,8% dari masing-masing target awal kami. Secara keseluruhan, target laba bersih 2017F dan 2018F setahun penuh kami telah direvisi turun menjadi IDR2,3 triliun dan IDR2,9 triliun (-0,8% dan -9,6% dari target awal).

- Dengan adanya target volume penjualan 2017F dan 2018F setahun penuh kami menurunkan target harga kami untuk PTBA menjadi IDR16.100 (dari DIR17.850). Namun, kami mempertahankan rekomendasi Buy kami pada perusahaan dengan target potensi kenaikan harga saham 22,2%.

Analisa Saham | SILO | 1 Agustus 2017

Bahana on Siloam International Hospitals (SILO) 7/24/2017

Right issue to raise money for future expansion

- Pada hari ini, SILO telah berhasil membuka 6 rumah sakit baru dengan akuisisi 4 rumah sakit dan 2 greendfields sehingga jumlah rumah sakit yang beroperasi menjadi 29. Masuk ke 3Q17, manajemen menyatakan bahwa rumah sakit di Jogja akhirnya akan beroperasi pada akhir Juli setelah sempat tertunda sejak 2015 bersama dengan rumah sakit Blu Plaza Bekasi. Manajemen mempertahankan rencana ekspansi strategisnya untuk mengoperasikan 50 rumah sakit pada akhir tahun 2019, bersamaan dengan peluncuran BPJS-Health yang ditargetkan.

- Melalui hasil rights issue terakhir sebesar Rp1,3 triliun pada bulan Desember 2016, SILO dapat mempertahankan rencana ekspansi tahun ini. Pada 2018, untuk mendanai ekspansi di masa depan, SILO berencana untuk melakukan rights issue kedua, yang rinciannya akan diungkapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada bulan Agustus

- Valuasi : HOLD dengan TP RP 11,150

Analisa Saham | BBTN | 1 Agustus 2017

BCA Sekuritas on Bank Tabungan Negara (BBTN) 7/25/2017

Still striving

- BBTN membukukan laba bersih sebesar Rp677 miliar (+ 23% YoY) di 2Q17. Ini berarti laba bersih 1H17 sebesar Rp1,27 triliun (+ 22% YoY). Pertumbuhan pendapatan yang kuat di 2Q17 terutama berasal dari NII (2 + 14,3% YoY, + 7,2% QoQ) didukung pertumbuhan yang solid (+ 18,8% YoY) hingga akhir Juni-17 dan juga didukung oleh Pertumbuhan pendapatan non-bunga yang kuat sebesar 35% YoY di 2Q17

- Proyeksi total penyaluran kredit perumahan untuk 180k unit masih bisa ditutupi oleh anggaran SSB sebesar Rp2tn, mengingat ukuran tiket rata-rata hipotek bersubsidi hanya sekitar Rp110 juta. Saat ini, BBTN telah menyalurkan 82k unit melalui skema SSB hingga akhir 1H17, mewakili 46% dari target 2017

- Valuasi: BUY Dengan TP Rp2,800

Analisa Saham | BSDE | BBRI | MAPI | 1 Agustus 2017


IHSG (5.815-5.865) : indeks harga saham gabungan diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 5.865 kemudian 5.900 dengan support di 5.815 dan 5.790.

BBRI (Spec Buy) : Target kenaikan harga pada level 15.150 kemudian 15.500 dengan suppport di 14.400, cut loss jika break 14.000.

BSDE (Spec Buy) : Target kenaikan harga berada pada level 1.830 kemudian 1.870 dengan support di 1.750, cut loss jika break 1.720.

MAPI (Spec Buy) : Target kenaikan harga berada pada level 6.400 kemudian 6.500 dengan support di 6.200, cut loss jika break 6.100.

IPOT Chart Analysis:

Analisa Saham | WIKA | 1 Agustus 2017

WIKA terus tertekan dan bergerak turun didalam downtrend channelnya. 

Setelah menyentuh support dari downtrend channelnya tersebut, WIKA mulai menunjukan tanda-tanda untuk mengalami teknikal rebound dengan membentuk higher high.

Indikator teknikal Stochastic bergerak naik keluar dari area oversold, sedangkan MACD mulai golden cross tapi masih di bawah centreline.

Dari kondisi ini menunjukan adanya potensi saham ini untuk rebound terbatas.

Target rebound terdekat dikisaran 2160-2180.

Apabila nantinya rebound saham ini berlanjut, maka WIKA berpeluang menuju target selanjutnya di kisaran 2280-2300.

Antisipasi rilis laporan kinerja keuangan emiten kuartal kedua yang diperkirakan masih bagus akan menjadi katalis bagi rebound saham ini.

Rekomendasi: Spekulasi Buy. Stoploss jika gagal bertahan di 1965.

by StepTrader

Analisa Pasar Global | 1 Agustus 2017

Mirae Asset Sekuritas
Global Market

US

Dow Jones ditutup pada rekor tertinggi seiring dengan musim laporan keuangan yang kuat. Goldman Sachs dan Home Depot memberikan kontribusi keuntungan paling banyak. Boeing juga memberikan kontribusi keuntungan, dengan saham naik setengah persen setelah mengumumkan bahwa mereka memperkirakan akan mencatatkan rekor jumlah pesanan pesawat terbang dari India. Pengumuman tersebut muncul sekitar seminggu setelah membukukan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan.

Musim laporan keuangan ini sebagian besar memberikan kejutan positif bagi investor. Tujuh puluh tiga persen dari perusahaan S&P 500 yang telah melaporkan pada hari Jumat melampaui perkiraan baik pada top line maupun bottom line, menurut data dari FactSet.

Korea Utara menguji rudal balistik antar benua minggu lalu yang mendarat di Laut Jepang, meningkatkan kekhawatiran bahwa lebih banyak bagian AS dapat menghadapi risiko serangan. Sementara di Washington, Gedung Putih tampak terguncang setelah John Kelly menggantikan Reince Priebus sebagai kepala staf Presiden Trump.

Berita ekonomi
*Pending home sales naik 1,5 persen di bulan Juni.
*Yield Treasury AS naik tipis, dengan benchmark yield 10-tahun di 2,292 persen dan yield dua tahun sekitar 1,351 persen.

Europe

Bursa Eropa ditutup mixed pada hari Senin dengan saham otomotif memimpin penurunan setelah Jerman mengatakan bahwa pihaknya terbuka terhadap gugatan class action terhadap produsen mobil.

Sektor otomotif merupakan yang terkoreksi terbesar di tengah skandal kecurangan emisi. Anggota parlemen Jerman dan produsen mobil bertemu pada hari Rabu untuk membahas cara-cara untuk memperbaiki polusi dan memulihkan citra sektor ini. Volkswagen turun 1,4 persen, BMW turun 0,6 persen dan Daimler turun 1,2 persen.

Saham basic resources menjadi salah satu top performer dengan naik lebih dari 0,4 persen. Raksasa pertambangan BHP Billiton dan Anglo American naik sekitar 1 persen.

Data ekonomi:
*Inflasi zona euro bertahan stabil di bulan Juli meskipun ukuran intinya naik ke level tertinggi empat tahun.
*Inflasi inti naik menjadi 1,3 persen dari 1,2 persen di bulan Juni, berlawanan dengan ekspektasi pasar yang turun tipis menjadi 1,1 persen.

Sementara itu, investor tetap waspada terhadap ketidakpastian geopolitik setelah Korea Utara melakukan uji coba rudal lainnya pada hari Jumat. Pyongyang mengatakan telah membuktikan kemampuannya untuk menyerang daratan AS, yang membuat Washington merespons dengan menerbangkan dua pembom di atas semenanjung Korea pada hari Minggu.

Rekomendasi Saham | InvestorMuda | 1 Agustus 2017

IHSG masih akan sideways menuju 6000 menjelang mercury retrograde, perhatikan saham Coal dimana harga Coal melonjak cukup tinggi. Properti oversold, Konstruksi mencoba untuk masuk ke dalam trend bullish.

Berita Emiten:
-. DMAS Optimis Bukukan Marketing Sales 60 Ha
-. Emas Masih Jadi Andalan ANTM
-. EXCL mencari pemodal untuk Elevenia
-. Tender offer tingkatkan prospek BRAU
-. EMISI GLOBAL BOND: S&P Buka Peluang Upgrade Rating Gajah Tunggal (GJTL)
-. CPO akhirnya rebound setelah rontok enam bulan
-. BEI Tengah Awasi Berau Coal Energy
-. Totalindo Eka Persada (TOPS) Raih Kontrak Baru Rp440 Miliar dari Agung Sedayu Group
-. Ini pemicu aset dan liabilitas KBLI melonjak

HRUM Entry 2150 – 2250
R1: 2300 R2: 2410
S : 2130

CTRA Entry 1000 – 1040
R1: 1100 R2: 1150
S: 980

Rekomendasi Saham | SSA | 1 Agustus 2017

Super Fast Menu

ASII
BWPT
SCMA
BUMI
LPKR
TRAM
LPPF
PNBS
APLN
ASRI
LSIP
PWON

by Super Swing Academy

Analisa Saham | ASRI | BJBR | PWON | ADHI | 1 Agustus 2017


ASRI, sleeping beauty baru bangun, volumenya sih  menjanjikan. bagusnya ditutup >MA50 / minimal 324 utk buktikan keseriusannya

BJBR mulai siuman. Jika bisa menembus MA50 /2120, optimis bisa balik ke 2300 / 2450 lagi

PWON resistance kuat supposedly di sekitar 750, tapi melihat bentuk candle saat ini yaitu Spinning Top (jika bertahan smp closing), mengindikasikan market is indecisive regarding its current trend

ADHI finally bisa lepas dari MA50 yg menindasnya sejak awal June (semoga smp closing). Continuation pattern Pennant (biru muda) targetnya sama dengan Upper Channel (pink) @around 2350

Liza Suryanata | InvestorSukses

Analisa Saham | APLN | DOID | SCMA | HMSP | 1 Agustus 2017


APLN berada di area REsistance dari silangan dua garis hijau itu (nariknya darimana silakan ditelusuri titik2 yg menyebabkannya) #SimpleLines #ClassicTechnicalAnalysis

DOID tampaknya msh kesulitan menembus lapisan layer MA10,20,50, blum lagi garis Upper Channel biru tua. Saat ini Support kuat di 680, jika itu jebol maka otw to 500

SCMA udah lumayan bagus, biar kata technical rebound rasanya msh ada potensi ke sekitar 2550 (MA50 &  Neckline HnS). Support saat ini rada jauh di MA20 / 2310, atau setengah body candle hari ini deh

Support kuat HMSP harusnya kembali lagi pada Previous Low persis di titik 3560 hari ini. Will it hold like before?

Liza Suryanata | InvestorSukses

Analisa Saham | KRAS | 1 Agustus 2017

KRAS berkonsolidasi menguji downtrend resist line-nya di kisaran 625. Jika dapat dilampaui, saham ini berpeluang menguat menuju 690 akan menjadi level penting berikutnya. Kemampuan KRAS melampaui 690 nantinya akan mengubah tren saham ini dari konsolidasi menuju naik. Target awal kenaikan ada di level 810 dengan minor target 735. MACD yang mendatar menunjukkan saham ini berada di akhir konsolidasinnya. Sebaliknya jika gagal bertahan di atas support 580 – 590, saham ini berpeluang melemah menuju 500.

Rekomendasi: Buy jika break 625. Stoploss level 590.

Disclaimer ON

GaleriSaham

Rekomendasi Saham | Ganesha Stock IDX | 1 Agustus 2017

Watchlist Ganesha Stock IDX (day trade) :

Selasa, 1 Agustus 2017

- DOID
- HRUM
- IMJS
- STAR (Scalping)
- BIPP (Scalping)
- TRIM (Scalping)
- TAMU
- LEAD (Scalping)
- HRTA
- INKP
- LPKR

Batasi resiko masing2 ya.. 

Sharing is caring. Salam cerdas investasi!

Rekomendasi Saham | Etuz | 1 Agustu 2017


Pagi,

Hari ini coal2an menarik karena harga coal future yang melambung tinggi semalam, adapun yg menarik adalah

ADRO
PTBA
ITMG

beberapa saham lain yg menarik

TOPS
MLPL
KBLI

Saham properti rata2 masih menarik, ASRI baru saja naik untuk pertama kalinya kemarin

saham2 infra sudah mulai naik juga, bbrp diantaranya
WSKT
WIKA
ADHI
WSBP

salam cuan

etuz

Rekomendasi Saham | William Hartanto | 1 Agustus 2017

DOID masih akan menguat. Trading idea: buy on break 800 dengan target mid term 1000.

SHIP sudah break 800, saatnya membiarkan dia rally sedikit lebih lama. Target di 950.

APLN, sudah selesai koreksi, saatnya beli kembali. Target masih di 250.

ASRI rebound, jika berhasil menembus 330 maka penguatan akan berlanjut.

Grup Lippo mulai menarik.

MLPL buy on break 210.

LPKR kembali bullish.

LPPF kembali menguji resistance 13000.

Semoga bermanfaat, happy trading.

Rekomendasi Saham | Rheza Agam | 1 Agustus 2017

Menu Copet cuan

Menu coet Selasa:
ASRI
RIMO
TLKM
IIKP
PWON
SCMA
MLPL
CTRA

Harga Lucu:
LEAD
LPKR
DOID
ASII
KBLI
SSMS
BOGA

Rheza Agam

Update Harga Penting Saham | 1 Agustus 2017

Good morning,

Dow closes at record high as Street cheers strong earnings season

Seventy-three percent of the S&P 500 companies that had reported as of Friday had topped estimates on both the top and bottom lines, according to data from FactSet.These results have allowed the stock market to keep notching record highs, one strategist says.

Dow........21891   +60.8    +0.28%
Nasdaq....6348    -26.6     -0.42%
S&P 500...2470    -1.8       -0.07%

FTSE........7372    +3.6      +0.05%
DAX.......12118    -44.5     -0.37%
CAC.........5094     -37.6     -0.73% 

Nikkei....19925    -34.7      -0.17% 
HSI.........27324   +344.6  +1.28%
Shanghai.3273   +19.8    +0.61% 
ST Times.3330    -1.2       -0.04%
 
Indo10Yr..7.1545    +0.017   +0.24%
INDOBex227.8926 +0.0333 +0.01%
US10Yr.......2.292    +0.003   +0.13%
VIX.............10.26     -0.03       -0.29%

USDIndx ....92.822     -0.437   -0.47%
Como Indx182.6423 +0.5223+0.29%
(Core Commodity CRB)
DJUSCL....41.41         -0.37      -0.69%
(Dow Jones US Coal Index) 

IndoCDS...112.35      +0.77     +0.69%            (5-yr INOCD5) 

IDR...........13325     +1       +0.01%
Jisdor.......13323     -3        -0.02%
IDR Fut.....13315.0  -22.5  -0.17%

Euro.......1.1839  +0.0083  +0.75%

TLKM.......35.03    -0.03      -0.09%
(4667)
EIDO.........26.87    +0.07    +0.26%
EEM.........43.80     +0.05    +0.11%

Oil.............50.17      +0.46     +0.93%!! 
Gold ........1275.30   unch      +0%
Timah....20700.00  +15.00   +0.07%*
Nickel....10222.50   -60.00    -0.58%*

Coal price...94.00    +8.00     +9.30%???
(Agt/Newcastle)
Coal price...91.50    +7.20     +8.54%???
(Sept/Newcastle)
Coal price...83.25    +0.85     +1.03%   
(Agt/Rotterdam)
Coal price...82.70   +0.60     +0.98%
(Sept/ Rotterdam)

CPO(Agt)      2675      +22      +0.83%
(Source: bursamalaysia.com)             
Corn...........384.75       -3.25    -0.84%
SoybeanOil 35.13       +0.11   +0.31%
Wheat........474.50       -6.50    -1.35%

*  source : Investing

(DE/ls 01-08-17)
 
********