google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 2 Januari 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 2 Januari 2017

Analisa Pasar Global

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Jan  2, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)


US

Indeks saham A.S. ditutup melemah pada hari Jumat, memberikan sentimen negatif pada tahun positif yang mana penjualan meningkat di menit akhir sesi perdagangan.

Penurunan rata hampir di seluruh sektor, dengan 10 dari 11 sektor utama S & P 500 ditutup melemah dan ditutup flat sektor ke-11. Saham telekomunikasi turun 0,9% sementara sektor kesehatan dan keuangan turun 0,7%. Sebagian besar penurunan terjadi dalam setengah jam terakhir perdagangan, penurunan telah diperkirakan sesuai dengan publikasi laporan Reuters.

Ekspektasi pertumbuhan pasar bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump akan mengalihkan perhatian pada sebuah paket pengeluaran infrastruktur senilai $ 1 triliun, yang dapat memberikan sentakan lebih jauh untuk Wall Street setelah orang-orang Republik melewati semua proses perbaikan atas kode pajak AS dalam 30 tahun terakhir, untuk menjaga agar pemerintah didanai hingga awal 2018.

Europe

Pasar saham Eropa memudar pada hari Jumat, berakhir ditutup sedikit lebih rendah, namun masih mencatat rekor tahun terbaik sejak 2013.

Pasar saham di seluruh dunia memiliki tahun yang luar biasa, namun saham Eropa telah berkinerja buruk terutama karena mata euro yang kuat. Mata uang yang lebih kuat membuat produk Eropa lebih mahal bagi pembeli asing, sehingga merugikan banyak perusahaan ekspor utama di benua ini.

Kami konstruktif pada ekuitas Eropa menuju 2018 dan berpikir bahwa siklus pasar bullish telah berjalan jauh. Kami melihat risiko terbalik terhadap perkiraan EPS (yaitu untuk pertumbuhan EPS 11%) dan aktivitas korporasi yang harus memberikan dukungan terhadap valuasi dan prospek pertumbuhan emiten di pasar saham eropa.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...