google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham WIKA | 14 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham WIKA | 14 Februari 2018

Analisa Saham WIKA

Samuel Sekuritas
Wijaya Karya ($WIKA) - BUY (Maintain)
Price: Rp1,980 - Target Price: Rp3,000

Maintain our positive stance

WIKA membukukan kontrak baru FY17 sebesar Rp43.24tn atau inline dengan FY17E perseroan dan proyeksi kami Rp42.21tn. Dengan catatan nilai OB sebesar Rp106.64tn dan menggunakan asumsi burn rate serta margin laba yang lebih rendah dari rata-rata historis 5thn, maka laba FY17A WIKA berpotensi mencapai Rp1.06tn atau 96% vs FY17E SSI Rp1.11tn. Bahkan bila menggunakan porsi 4Q yang secara historis selalu lebih tinggi dibandingkan 1Q-3Q, maka pendapatan maupun laba bersih FY17A berpotensi dilaporkan inline dengan target WIKA dan jauh diatas ekspektasi kami dan konsensus. Tetap BUY untuk WIKA dengan 12M DCF TP Rp3.000 (21.1xP/E18E, 1.7xPBV18E).

New contract FY17E inline. WIKA melaporkan nilai kontrak yang inline, atau 98.1% vs target 17E Rp43.24tn (Rp42.40tn 17A) dan +0.45% lebih baik dari proyeksi kami Rp42.21tn. Secara YoY, pencapaian memang turun namun bukanlah hal yang negatif, mengingat sejak awal tahun lalu WIKA memutuskan untuk fokus mengeksekusi kontrak dalam pipeline.

Lonjakan 9M17A memudahkan WIKA mencapai target. Sekedar mengingatkan, solidnya kinerja 9M17A dimana pendapatan melonjak +70%YoY dan laba bersih +46.7%YoY akan mendorong WIKA dengan mudah mencapai targetnya (FY17A) maupun proyeksi konsensus dan FY17E SSI. Nature bisnis konstruksi secara historis menunjukan kinerja 4Q berkontribusi paling tinggi dibandingkan dengan 1Q-3Q di setiap tahunnya. Rata-rata 5tahun terakhir kontribusi pendapatan 36.3% dan laba 44.9%. Dengan menggunakan angka 9M17A dengan 4Q17E kami maka pendapatan WIKA FY17A potensi bertumbuh +43.7% dan +16.9%YoY untuk laba bersih dan 6.3% melebihi ekspektasi FY17E kami Rp1.11tn serta 98.2% dan 95.7% vs konsensus. FY18E pendapatan dan laba bersih Rp39.43tn dan Rp1.96tn.

FY17A new contract potensi dorong laba kembali bertumbuh. Dengan menggunakan skenario yang lebih moderate yaitu mengasumsikan angka burn rate hanya 20% (historis rata-rata 5tahun 27.5%) dan margin laba sebesar 5% (historis 5.2%) maka laba bersih WIKA FY17A berpotensi mencapai Rp1.06tn atau 86.5% vs konsensus dan 96% vs FY17E SSI. New contract FY18E ditargetkan Rp57.24tn (6.3% lebih tinggi vs FY18E SSI).

Maintain BUY. WIKA ditransaksikan dibawah rata-rata historisnya. Pada 13.7x P/E18E WIKA terbilang menarik. WIKA mencatat kenaikan harga saham terendah 1YR vs BUMN konstruksi dan swasta lainnya. Resiko investasi (1) new contract dan eksekusi proyek lebih rendah dari ekspektasi (2) Kembali tertundanya pencairan dana untuk proyek high speed train.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...