google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 25 Juli 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 25 Juli 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Embun Pagi (Juli 25, 2018)
Research Team (research@miraeasset.co.id)

Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Indonesian composite memperpanjang kenaikan selama tiga sesi berturut-turut. IHSG naik 0,3%, sementara LQ45 (large caps) naik tipis 0,2% - menunjukkan kenaikan yang seimbang dalam harga. Investor asing net buyers (IDR288milyar) untuk dua sesi berturut-turut, namun, rupiah terdepresiasi 0,4% menjadi IDR14.545 per USD - level tertinggi sejak 27 September 2015 (IDR14.693). Kami terus berpendapat bahwa Level IDR14.000 hanyalah tingkat psikologis lain dan bahwa rupiah - pada dasarnya - volatile. Market akan sangat terfokus pada perkembangan terkait dengan dukungan fiskal tambahan dari China (https://goo.gl/uh5Ddv).

Market Indicator
JCI: 5,931.84 (+0.27%)
EIDO: 23.73 (+1.15%)
DJIA: 25,241.94 (+0.79%)
FTSE100: 7,709.05 (+0.70%)
USD/IDR: 14,545 (+0.44%)
10yr GB yield: 7.81% (+0bps)
Oil Price: 68.52 (+0.93%)
Foreign net purchase: IDR288.3bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: BBCA, INKP, BMRI, CPIN, CARS
TOP SELL: ADRO, UNTR, BBNI, MAIN, SMGR

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBCA, TLKM, TKIM, BBRI, BBTN

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

IHS Markit flash AS services PMI turun menjadi 56.2 di bulan Juli dari 56.5
IHS Markit flash AS manufacturing PMI naik menjadi 55,5 pada bulan Juli dari 55,4

*DILD +0.6%. Intiland optimistis penjualan properti Semester II 2018 akan membaik
*BBTN +2.1%. BTN menargetkan fee based income semester II bisa naik 18%
*TPIA +1.8%. Chandra Asri mulai rampungkan proyek ekspansi pabrik
*WSBP -0.5%. Waskita Beton Precast akan menerbitkan MTN senilai Rp 3 triliun
*HMSP -1.0%. HM Sampoerna hampir tersandung kenaikan cukai 



DSSA akan melakukan diversifikasi ke bisnis non-energi (Kontan)
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) secara serius melakukan penetrasi ke bisnis non-energi seperti multimedia dan perdagangan kimia. DSSA menetapkan capex non-energi sebesar USD60juta. Sementara itu, 98% belanja modal non-energi akan digunakan untuk bisnis multimedia.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...