google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 12 September 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pembukaan Pasar Saham Indonesia | 12 September 2018


Market comment by Taye Shim (taye.shim@miraeasset.com)
Kami memperkirakan IHSG akan menguji rebound hari ini. China berencana meminta izin WTO untuk menjatuhkan sanksi pada AS, namun, ini merupakan suatu perkembangan - yang kami lihat hanya sedikit reaksi pasar. Di sisi lain, harga minyak melonjak sebagai topan besar mendekati sisi Timur AS (Hurricane Florence) bisa mengganggu pasokan minyak. Selanjutnya, sanksi terhadap Iran mendorong menurunkan ekspor minyak nasional yang dikonfirmasi oleh laporan EIA yang menyatakan produksi minyak mentah Iran turun 200 ribu barel per hari di Agustus vs Juli.

Market Indicator
JCI: 5,831.12 (-0.35%)
EIDO: 22.38 (+1.22%)
DJIA: 25,971.06 (+0.44%)
FTSE100: 7,273.54 (-0.08%)
USD/IDR: 14,857 (+0.25%)
10yr GB yield: 8.57% (+12bps)
Oil Price: 69.25 (+2.53%)
Foreign net purchase: -IDR140.2bn

Foreign net purchase on single stocks (HOTS screen #0141)
TOP BUY: UNVR, INKP, ADRO, LPPF, TRAM
TOP SELL: BBCA, BDMN, BBRI, PTBA, SCMA

Most actively traded stocks (HOTS screen #0102)
BBCA, BBRI, UNVR, RIMO, POOL

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Equity Movers
Investment Information Team (saryanto@miraeasset.co.id)

Lowongan pekerjaan AS naik ke rekor 6,9 juta pada bulan Juli

*ABBA +34.0%. Di tahun politik, Mahaka Media (ABBA) kejar pendapatan dari iklan
*SILO + 4.8%. Sillo teken perubahan kontrak FSO dengan Pertamina hulu energi
*PGAS -0.4%. Gigih Prakoso resmi jadi direktur utama PGAS yang baru
*PPRO -1.8%. PPRO lengkapi JPO untuk Tower Extension Evenciio
*PTPP -1.5%. Kontrak baru PTPP tumbuh 24%
*BBTN -2.2%. BTN tingkatkan DPK ritel melalui tabungan e Batarapos

Technical insight by Tasrul (tasrul@miraeasset.co.id)

*IHSG Daily, 5,831.12(-0.35% ) test resistance at 5,871, trading range hari ini 5,787 – 5,871. Indikator MFI optimized  dan indikator RSI optimized masih cenderung naik lebih lanjut. Namun  pada periode weekly ,indikator MFI optimized , indikator RSI optimized dan Stochastic %D optimized  masih bergerak turun. Daily resistance terdekat di 5,870 dan support di 5,787.Cut loss level di 5,795.

*INCO Weekly, 3,350 (+4.04%), trading buy ,trading range 3,160 – 3,460. indikator MFI  optimized akan menguji support trendline namu  indikator William %R  optimized dan indikator Stochastic %D cenderung naik. Daily support di 3,210  dan resistance di 3,410. Cut loss level di 3,110.

*INDY Weekly,  2,810 (-1.06%), trading buy,  2,680 – 3,050. indikator MFI optimized & W%R optimized akan menguji support trendline. Daily dan Weekly resistance di 2,890 dan 3,050 Sementara itu daily dan weekly support di 2,750 dan 2,680. Cut loss level di 2,710

*PTBA Daily, 3,725 (-1.33%),trading buy,  trading range 3,590 – 3,920 . Indikator MFI optimized  dan indkator Will %D optimized  akan menguji support trend line. Dengan demikian diperkirakan potensi koreksi mulai terbatas . Perkiraan daily dan weekly support di 3,670 dan 3,590. Daily dan weekly resistance di 3,820 dan 3,920. Cut loss level di 3,630.

Daily write up
Consumer confidence: August CCI declined to lowest point since March by Mangesti Diah Sulistiani (mangesti@miraeasset.co.id)

-Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Agustus turun 3,2pt menjadi 121,6pt (dari 124,8pt di bulan Juli; -2,6% MoM), menyentuh titik terendah YTD dan sama seperti bulan Maret. IKK juga menurun secara YoY 0,3% lebih dari Agustus 2017 (121,9pt).

-Pelemahan IKK Agustus dikarenakan (1) persepsi konsumen yang melemah terhadap kondisi ekonomi saat ini dan (2) melemahnya optimisme konsumen pada kondisi ekonomi ke depan.

-Indeks kondisi ekonomi saat ini (IKE) menurun 5.0% MoM menjadi 109.2pt (dari 115.0pt bulan Juli), dan juga turun 1.2% secara YoY (dari 110.6pt  bulan Agustus 2017).

-Indeks ekspektasi konsumen (IKE) menurun 0,6% MoM menjadi 133.9pt (dari 134.7pt bulan Juli), tetapi meningkat 0.6% YoY (vs 133.2pt bulan Agustus 2017).

(Lihat selengkapnya: https://goo.gl/qnXKKJ)             

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...