google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BJTM | 3 September 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BJTM | 3 September 2018

Analisa Saham BJTM | 3 September 2018

Dari Laporan Keuangan Bulanan yang terakhir, Pendapatan Bunga Bersih Jan-Juli 2017 di bandingkan Jan-Juli 2018, naik dari Rp. 2.039.568 juta ke Rp. 2.091.962 juta (naik tipis 2.56%). Laba Bersih tahun berjalan sampai dengan Juli 2017 di bandingkan Juli 2018, naik dari Rp. 815.767 juta ke Rp. 842.227 juta (naik 3.24%).

Dividen Payout Ratio (DPR) saham ini rata – rata di angka 44.62% *1 dengan Dividen Yield  terakhir yang cukup menarik 5.69 %.

Dari Materi Public Expose BJTM Agustus 2018 *2, Pertumbuhan Kredit Juni 2018 +5.34% YoY, Dana Pihak Ketiga +17.35% YoY. Net Interest Margin (NIM) Juni 2018 sebesar 6.41%, BOPO sebesar 61.40%, LDR 64.86%, Non Performing Loan (NPL) Gross 1H18 sebesar 4.79%. Menurut penulis data-data tersebut di atas cukup Bagus.

Secara statistic 6 tahun terakhir dari pergerakan Harga (Price Action); jika kita membeli BJTM di akhir tahun, (saya ambil data sekitar 27-29 Desember), jadi menjelang bursa tutup tahun, dan kita hold maksimum 1 tahun, maka potensial Profit dari “Capital Gain (selisih harga Beli dan Harga tertinggi) adalah minimum 14.89% dalam 55 hari dan maksimum 62.89% dalam 247 hari (Lihat Figure 1.). Apakah tahun 2019 bisa terulang kembali kenaikan di atas 14% dalam kurun waktu kurang dari 1 tahun? Kita lihat poin berikutnya.


BJTM mulai IPO tanggal 12 July 2012 di harga Rp430 per lembar, dan harga 31 Agustus 2018 Rp 670 per lembar, berarti dalam 6.2 tahun sudah mendapatkan Capital Gain sebesar 55.81%  (Capital Gain 9% per tahun). Jika di tambah dengan Rata-Rata Dividend 5 tahun terakhir, Yield per tahun 8.35% *1 maka Imbal hasil Investasi per tahun berkisar 15%

Secara Analisa Teknikal, Support kuat BJTM saat ini berada di 630. Terakhir di tutup di dekat Fibonacci Retracements 38.2% di 670. Minggu ini jika bertahan di atas 670, Target Price terdekat adalah 700, 740 dan 810 (Figure 2)


https://sahamprofit.co.id/2018/09/analisa-saham-bjtm-investing-alert-target-price-800/

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...