google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham William Hartanto | 29 Oktober 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham William Hartanto | 29 Oktober 2018

WH Project Outlook 27 Oktober 2018

IHSG ditutup menguat 29,96  poin (+0.52%) menuju level 5784.92 pada perdagangan hari Jumat 26 Oktober 2018.

DOW JONES MENURUN, IHSG?

Amerika Serikat hebat, pertumbuhan ekonomi mencapai 3.5%, melampaui ekspektasi. Namun di saat bersamaan Dow Jones justru menurun. Hal ini diprediksi sebagai rasa khawatir karena dengan membaiknya perekonomian maka The Fed akan kembali menaikkan suku bunga. Dan benar saja, sudah ada pernyataan The Fed bahwa suku bunga memang harus dinaikkan.

Hal ini dapat memicu resesi dengan potensi inflasi besar akibat suku bunga yang terus menerus naik. Survery membuktikan 44% pelaku pasar di AS mulai takut akan hal ini.

Menariknya IHSG justru masih menguat. Dan secara teknikal pertahanannya kuat. Hal ini diprediksi karena adanya rilis laporan keuangan dan pembagian dividen yang ditunggu oleh investor. Maka, pilihlah saham-saham dengan dividen besar untuk pilihan saham sampai dengan bulan depan. Selain itu, kestabilan rupiah masih terus menjadi perhatian investor. Semakin stabil rupiah, maka semakin kokoh pasar modal. Walaupun kaitannya tidak besar, namun setidaknya bisa jadi “obat penenang” di tengah situasi pasar yang penuh ketidakpastian.


Lalu, bagaimana dengan IHSG hari ini?

Secara teknikal, IHSG menguji resistance 5800.

IHSG VIEW

IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 5700 s/d 5830.

REKOMENDASI SAHAM

Saham-saham yang dapat diperhatikan untuk trading hari ini: ITMG, UNTR, SMRA, BSDE, dan TCPI.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...