google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham BULL | Direktur PT Buana Lintas Lautan Tbk. Beli Saham Lagi Langsung ke konten utama

Saham BULL | Direktur PT Buana Lintas Lautan Tbk. Beli Saham Lagi


Direktur Utama PT Buana Lintas Lautan Tbk. Wong Kevin mengumumkan penambahan jumlah kepemilikan saham pada perseroan yang dipimpinnya tersebut.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan perseroan emiten dengan sandi BULL tersebut menyampaikan, Wong Kevin melakukan pembelian saham sebanyak 500.000 lembar dengan harga pembelian sebesar Rp154.

“Tujuan dari transaksi adalah untuk investasi jangka panjang,” jelas Kevin dalam keterbukaan informasi, Jumat (12/10/2018).

Dengan penambahan 500.000 lembar saham tersebut, maka jumlah saham BULL yang dikuasai Kevin adalah 66.037.950 lembar atau 0,9% dari sebelumnya 65.537.950.

Tanggal transaksi yang dilakukan Kevin adalah 9 Oktober. Pada penutupan perdagangan tanggal tersebut, saham BULL tercatat mengalami koreksi tipis 3 poin atau 1,91% ke level Rp154.

Adapun, pemegang saham terbesar BULL adalah publik yaitu mencapai 53,372%, lalu UOB Kay Hian Hong Kong Ltd-Madison Pcific Trust Ltd OBO PT Tesco sebesar 13,748%, dan disusul CSSEL PRBR SA Client AC for Caymand Fund – 94644032 sebesar 10,47%.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasikan perseroan, Buana Lintas Lautan membukukan pendapatan sebesar US$44,98 juta pada paruh pertama tahun ini, meningkat 39,76% dibanding pendapatan yang dibukukan perseroan pada semester I/2017 (yoy) yang sebesar US$32,18 juta.

BULL membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar US$6,5 juta, melonjak 78,52% dibandingkan laba bersih yang diraup perseroan pada semester I/2017 yang sebesar US$3,64 juta.

Sejak awal tahun ini, manajemen BULL fokus membenahi bisnis perseroan yang sempat lesu karena penurunan harga minyak dunia dan keputusan Pertamina yang sempat memasukkan BULL ke dalam daftar hitam perusahaan minyak pelat merah tersebut.


http://market.bisnis.com/read/20181012/192/848673/dirut-bull-tambah-kepemilikan-saham

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...