google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham MERK | Merck Akan Gelar RUPSLB November 2018 Langsung ke konten utama

Saham MERK | Merck Akan Gelar RUPSLB November 2018

PT Merck Tbk. akan membahas dua mata acara dalam rapat umum pemegang saham luar biasa yang dijadwalkan akan berlangsung pada 27 November 2018.

Corporate Secretary Merck Melisa Sandrianti mengungkapkan terdapat dua agenda dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada November 2018. Pertama, terkait dengan  perubahan susunan pengurus perseroan.

“Persetujuan pengunduran diri salah seorang direktur dan anggota komisaris,” ujarnya kepada Bisnis.com, Selasa (23/10/2018).

Selanjutnya, emiten berkode saham MERK itu akan membahas persetujuan perubahan anggaran dasar Pasal 22 ayat 1,19, dan 23 serta Pasal 25 ayat 1. Seluruh pasal tersebut menyangkut jumlah jajaran direksi dan jajaran komisaris perseroan.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, MERK menyebut pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat yakni yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham perseroan per 2 November 2018.

Adapun, bagi pemegang rekening efek PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dalam penitipan kolektif diwajibkan memberikan data investor yang dikelolanya untuk mendapatkan Konfirmasi Tertulis Untuk Rapat (KTUR).

Dalam RUPSLB sebelumnya, para pemegang saham telah menyetujui transaksi material divestasi segmen usaha consumer health kepada Procter dan Gamble Home Product Indonesia. Nilai dari transaksi tersebut mencapai Rp1,38 triliun tidak termasuk piutang usaha, utang usaha, aset, dan kewajiban usaha segmen consumer health.

Manajemen Merck memproyeksikan transaksi dapat rampung pada kuartal IV/2018. Sampai dengan proses selesai, perseroan masih menjalankan segmen usaha tersebut.

Seperti diketahui, Merck mengalami penurunan laba bersih pada semester I/2018. Pencapaian Rp100,64 miliar pada semester I/2017 turun 10,27% menjadi Rp90,30 miliar pada semester I/2018.

Sementara itu, margin laba bersih emiten berkode saham MERK itu juga turun dari 16,59% pada semester I/2017 menjadi 14,90% pada semester I/2018.


http://market.bisnis.com/read/20181023/192/852340/gelar-rupslb-november-merck-merk-bahas-perubahan-susunan-pengurus-perseroan

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...