google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham LSIP, MAIN, HOKI dan CPIN | 11 Desember 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham LSIP, MAIN, HOKI dan CPIN | 11 Desember 2018

Daily Technical 11 Desember 2018

Selamat pagi! Berikut adalah rekomendasi Daily Technical hari ini, Selasa 11 Desember 2018.

IHSG ditutup menurun sebesar 14,99 poin (-0.245%) menuju 6.111,36 pada perdagangan hari Senin 10 Desember 2018 kemarin. Lagi, IHSG bertahan dari “badai” sentimen negatif eksternal. Namun investor asing melakukan nett sell dalam jumlah kecil, hal ini mengindikasikan adanya usaha asing untuk mengeluarkan dananya dari IHSG. Namun hal ini bisa dibantah begitu saja ketika mereka nett buy kembali, yang menjadi poin penting adalah keberadaan asing telah menahan IHSG tetap berada di zona hijau. Secara teknikal IHGS membentuk pola hammer yang mengindikasikan rebound.
Hari ini IHSG berpotensi menguat dalam range 6.050 s/d 6.150.

LSIP menguat menembus MA60 pada perdagangan kemarin. Sentimen positif dari penguatan CPO, dan hari ini penguatan berpotensi berlanjut.
Rekomendasi: buy 1200 s/d 1220, TP 1285 s/d 1300, stop loss <1170 .="" p="">
MAIN membentuk pola bullish engulfing yang merupakan sinyal penguatan lanjutan melihat tren saham ini sudah menguat sejak awal Juli.
Rekomendasi: buy 1350, TP 1400 s/d 1500, stop loss <1250 .="" p="">
HOKI menguji resistance MA20 (bagian dilingkari) yang menjadi titik tentu apakah kenaikan saham ini akan berlanjut atau tidak. Jika breakout maka uptrend jangka pendek telah terbentuk.
Rekomendasi: buy on breakout 730, TP 800 s/d 840, stop loss <680 .="" p="">
Stock Update
CPIN bergerak sesuai dengan strategi awal yaitu memanfaatkan pantulan setiap kali menyentuh MA5. Saat ini sudah rebound kembali.
Rekomendasi: hold.

Semoga bermanfaat, happy trading!

Best Regards,
Panin Sekuritas


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...