google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham MPMX | Realisasi MPMX Sepanjang 2018 Cukup Baik Langsung ke konten utama

Berita Saham MPMX | Realisasi MPMX Sepanjang 2018 Cukup Baik



Bisnis.com, JAKARTA—PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. mengaku berhasil mencatatkan kinerja yang cukup baik di sepanjang tahun lalu.

GM Corporate Communication Mitra Pinasthika Mustika Natalia Lusnita mengatakan, berdasarkan hasil segmen bisnis kendaraan roda dua yang dijalankan oleh MPMulia, penjualan secara year-to-date (ytd) pada periode Januari—September 2018 tercatat meningkat sebesar 5% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

“Pendapatan [tercatat] sebesar Rp9,9 triliun atas penjualan sebanyak 661.567 unit,” katanya kepada Bisnis, Senin (21/1/2019).

Lebih lanjut, dia memaparkan bahwa segmen transportasi, yaitu bisnis penyewaan mobil yang dijalankan oleh MPMRent, berkontribusi ke dalam pendapatan perseroan sebesar Rp926,34 miliar.

Sementara itu, anak perusahaan lainnya di segmen asuransi dan keuangan (MPMInsurance dan MPMFinance) juga ikut mencatatkan pertumbuhan positif ke dalam Gross Premium dan jumlah booking  amount baru.

Adapun penyelesaian divestasi strategis MPMX di bisnis pelumas, yaitu pelepasan PT Federal Karyatama kepada ExxonMobil terpantau menjadi salah satu faktor penopang kinerja perseroan pada 2018.

Pertengahan tahun lalu, MPMX telah merampungkan proses divestasi 100% bisnis pelumas Federal kepada Esso Petroleum Company Limited dan ExxonMobil UK Limited dengan nilai transaksi keseluruhan mencapai US$436 juta.

“[Sementara itu], Anak usaha lainnya dalam segmen transportasi dan aftermarket diharapkan dapat memberikan performa yang lebih baik pada 2019,” imbuh Natalia.

Adapun, pangsa pasar bisnis roda dua yang dijalankan oleh anak usaha, MPMulia, pada tahun lalu tercatat kurang lebih 85%—90%. Natalia menegaskan, MPMulia akan terus mengeksekusi sejumlah strategi bisnis agar memiliki daya saing tinggi di industri perdagangan kendaraan bermotor baru dan komponen pendukung.

Sejauh ini, diler roda dua yang dioperasikan perseroan berjumlah 285 diler. Sementara untuk diler roda empat, MPMX melalui anak usahanya PT Mitra Pinasthika Mustika Auto (MPMAuto) telah resmi berhenti menjadi diler resmi PT Nissan Motor Distributor Indonesia (distributor penjual mobil merek Nissan dan Datsun).

Kendati tidak lagi memiliki diler kendaraan roda empat, pada akhir 2017 MPMX meluncurkan platform penjualan kendaraan, bidbox.id, yaitu perusahaan online multibrand car-dealership (beragam merek dan tipe mobil).

Dengan platform tersebut, calon pembeli mobil baru dapat membeli mobil yang diinginkannya (dengan merek apa pun) secara cepat, aman, dan lebih mudah ketimbang membeli mobil secara konvensional.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...