google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham ACES, INDY, WSKT dan UNTR | 21 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham ACES, INDY, WSKT dan UNTR | 21 Februari 2019

MNC Daily Scope Wave
21 Februari 2019

Kami memperkirakan pergerakan IHSG akan cenderung menguat untuk membentuk skenario alternatif (merah) ke arah wave (v) dari wave [iii], selama IHSG tidak turun di bawah 6,374. Tidak menutup kemungkinan bahwa IHSG dapat melemah terlebih dahulu ke arah 6,460-6,440, akan tetapi setelah level tersebut selesai IHSG dapat melanjutkan penguatannya paling tidak ke level 6,600-6,610. 
Support: 6,480, 6,425
Resistance: 6,600, 6,680

ACES - Buy on Weakness (1,805)
Kami memperkirakan pergerakan ACES sedang berada pada awal wave [c] dari wave [5], dengan catatan ACES tidak turun ke bawah level 1,675.
Buy on Weakness: 1,750-1,780
Target Price: 1,850, 1,900, 1,930
Stoploss: 1,675

INDY - Buy on Weakness (1,955)
INDY saat ini kami perkirakan sedang membentuk wave [c] dengan target penguatan pada level 2,500. Akan tetapi kami perkirakan INDY akan melemah terlebih dahulu ke arah 1,840-1,870.
Buy on Weakness: 1,840-1,870
Target Price: 2,200, 2,350, 2,500
Stoploss: 1,755

WSKT - Buy on Weakness (1,855)
Kami perkirakan wave [c] dari wave B pada WSKT sudah selesai terbentuk, dan saat ini WKST berpotensi menguat untuk membentuk wave C dengan target 2,300.
Buy on Weakness: 1,810-1,830
Target Price: 1,960, 2,100, 2,200, 2,300
Stoploss: 1,680

UNTR - Sell on Strength (26,000)
Kecenderungan UNTR melemah kami perkirakan cukup besar. Saat ini UNTR sudah berada pada akhir wave iv dari wave (v), sehingga diperkirakan UNTR akan kembali terkoreksi untuk membentuk wave v dari wave (v) ke arah 23,200. Akan tetapi terdapat skenario alternatif (merah), apabila UNTR sanggup menembus 26,775 maka UNTR dapat melanjutkan penguatannya.
Sell on Strength: 26,000-26,400

Disclaimer On


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...