google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PTPP | TENDER PROYEK MUNDUR, PT PP REVISI TARGET PEROLEHAN KONTRAK Langsung ke konten utama

PTPP | TENDER PROYEK MUNDUR, PT PP REVISI TARGET PEROLEHAN KONTRAK


BUMN konstruksi PT PP (Persero) Tbk merevisi target perolehan kontrak karena mundurnya sejumlah tender proyek pemerintah dan swasta.

Direktur Utama PP Lukman Hidayat di Jakarta, Kamis, mengatakan target perolehan kontrak baru tahun ini direvisi menjadi Rp45 triliun dari sebelumnya sebesar Rp50,3 triliun.

"Kenapa? Karena beberapa tender milik pemerintah mundur. Kedua, banyak sektor swasta yang harusnya melaksanakan tender, di-cancel atau ditunda. Tahun ini 'cancel', tahun depan mungkin. Jadi itu pertimbangan kita sehingga perolehan kita turun," katanya.

Lukman menjelaskan hingga September lalu, capaian kontrak baru telah mencapai sekitar Rp23 triliun. Namun, ia optimistis target kontrak bisa tercapai karena pihaknya telah mengantongi sejumlah proyek meski belum masuk dalam catatan kinerja perusahaan.

Diantaranya proyek pembangunan smelter alumina di Mempawah, paket pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Sulawesi Utara hingga pembangunan Tol Semarang-Demak.

Sejalan dengan revisi target perolehan kontrak baru, emiten berkode saham PTPP itu juga mengaku merevisi target laba dan pendapatan perseroan.

Pendapatan perusahaan direvisi menjadi Rp28 triliun dari target sebelumnya sebesar Rp30 triliun. Sementara revisi target lama masih akan dibahas bersama dewan direksi dan komisaris dan diharapkan bisa keluar akhir Oktober mendatang.

"Kalau (revisi) laba sekarang sedang diproses. Belum final karena masih bicara dengan komisaris, 'board of directors', masih revisi karena proyeknya mundur-mundur jadi mengganggu kita," katanya.

Hingga Semester I-2019, PT PP berhasil membukukan kontrak baru sebesar Rp14,81 triliun. Perolehan kontrak baru dari BUMN mendominasi perolehan kontrak baru perseroan dengan kontribusi sebesar Rp10,01 triliun atau 68 persen, disusul oleh swasta sebesar Rp3,61 triliun atau 24 persen dan APBN sebesar Rp1,17 triliun atau 8 persen dari total perolehan kontrak baru.

Dalam periode tersebut, perseroan juga berhasil mengantongi pendapatan Rp10,72 triliun, naik 12,8 persen dari Rp9,5 triliun periode yang sama tahun lalu. Sehingga perseroan berhasil membukukan laba bersih Rp363,37 miliar pada paruh pertama 2019.(end)

Sumber: http://www.iqplus.info/news/stock_news/ptpp-tender-proyek-mundur--pt-pp-revisi-target-perolehan-kontrak,75161802.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...