google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | ANTM, ASII, BBRI, CTRA, ELSA, HMSP, WSKT Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | ANTM, ASII, BBRI, CTRA, ELSA, HMSP, WSKT


IHSG

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini diperkirakan melanjutkan proses kenaikan, setelah akhir pekan kemarin mampu mempertahankannya di zona hijau dengan penguatan sebesar 0,2 persen ke level 6.177.
Sejauh ini indikator MACD sudah menunjukkan sinyal dead cross di area positif, sedangkan indikator Stochastic dan RSI berada di area netral.
Terlihat pola bullish harami candlestick yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG , sehingga indeks berpeluang menuju area resistance.
Saat ini support pertama dan kedua berada di level 6.120 dan 6086, sedangkan resistance pertama dan kedua di posisi 6.217 dan 6.274.

Saham Pilihan

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Daily (Rp835) (RoE: 3,67%; PER: 30,48x; EPS: 30,48; PBV: 1,01x; Beta: 1,14). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp825-835, dengan target harga secara bertahap di level Rp855, 915, 1.075 dan 1.235. Support: Rp790 dan 755.

PT Astra International Tbk (ASII)

Daily (Rp6.625) (RoE: 11,45%; PER: 12,63x; EPS: 522,40; PBV: 1,45x; Beta: 1,52). Pergerakan harga saham telah menguji garis MA-60 sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp6.525-6.625, dengan target harga secara bertahap di level Rp6.675, 6.775, 6.950, 7.250 dan 7.600. Support: Rp6.400.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

Daily (Rp3.990) (RoE: 16,06%; PER: 14,82x; EPS: 270,60; PBV: 2,38x; Beta: 1,66). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish inside bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp3.920-4.000, dengan target harga secara bertahap di level Rp4.200, 4.380, 4.520 dan 5.125. Support: Rp3.920 dan 3.660.

PT Ciputra Development Tbk (CTRA)

Daily (Rp1.085) (RoE: 3,20%; PER: 37,16x; EPS: 29,33; PBV: 1,19x; Beta: 1,74). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.070-1.090, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.125, 1.260 dan 1.395. Support: Rp1.070 dan 1.020.

PT Elnusa Tbk (ELSA)

Daily (Rp310) (RoE: 8,97%; PER: 7,41x; EPS: 42,40; PBV: 0,66x; Beta: 0,47). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp306-312, dengan target harga secara bertahap di level Rp318, 356 dan 384. Support: Rp300.

PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)

Daily (Rp2.060) (RoE: 39,44%; PER: 17,70; EPS: 116,95; PBV: 6,98x; Beta: 0,93). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp2.050-2.070, dengan target harga di level Rp2.210, 2.270, 2.440 dan 2.570. Support: Rp1.980.

PT Waskita Karya Tbk (WSKT)

Daily (Rp1.485) (RoE: 5,20%; PER: 13,17x; EPS: 112,77; PBV: 0,68x; Beta: 1,68). Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi Beli" pada kisaran Rp1.460-1.490, dengan target harga secara bertahap di level Rp1.510, 1.570, 1.620, 1.825, 2.030 dan 2.240. Support: Rp1.415.

PT Binaartha Parama Sekuritas, Muhammad Nafan Aji Gusta Utama

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...