google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | AKRA, ACES, ANTM, BMRI Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | AKRA, ACES, ANTM, BMRI


MNC Daily Scope Wave
30 Maret 2020

Menutup pekan lalu, IHSG ditutup menguat 4,8% ke level 4,545. Nampak volume pembelian sudah mengecil dibandingkan hari sebelumnya dan tekanan jual juga muncul ditandai dengan munculnya upper shadow yang cukup panjang. Kami memperkirakan terdapat dua skenario pada IHSG, meskipun sama-sama terkoreksi, pada skenario biru IHSG akan terkoreksi untuk membentuk wave (5) dari wave C dari wave IV ke arah minimal 3,800-3,850 dan idealnya 3,450-3,500. Pada skenario merah, IHSG akan terkoreksi untuk membentuk wave 2 ke arah 4,080-4,300 saja, kemudian IHSG akan berpotensi menguat kembali.
Support: 3,911, 3,800
Resistance: 4,750, 5,000

AKRA - Buy on Weakness (2,060)
Pada perdagangan Jumat (27/3), AKRA menguat 8,4% namun volume pembelian mulai mengecil dan sudah mencapai titik MA20. Selama koreksi AKRA tidak melebihi 1,405, maka kami memperkirakan AKRA akan membentuk wave (b) dari wave [iv] dari wave C. Dimana AKRA akan terkoreksi dalam jangka pendek kemudian berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave (c) dari wave [iv].
Buy on Weakness: 1,700-1,900
Target Price: 2,200, 2,400
Stoploss: below 1,405

ACES - Buy on Weakness (1,310)
ACES menguat 2,7% pada perdagangan Jumat lalu (27/3) dan ACES juga telah mencapai titik MA20. Kami memperkirakan pergerakan ACES selanjutnya akan terkoreksi dalam jangka pendek untuk membentuk wave 2, setelah terkonfirmasi membentuk wave 2, maka ACES berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave 3. Skenario ini terjadi bila koreksi ACES tidak kembali ke bawah 970.
Buy on Weakness: 1,120-1,220
Target Price: 1,450, 1,600
Stoploss: below 970

ANTM - Sell on Strength (460)
Jumat kemarin (27/3), ANTM ditutup menguat 10,6% di level 460 dan ANTM sudah mencapai MA20. Posisi ANTM saat ini diperkirakan berada di akhir wave [iv] dari wave C, sehingga ANTM rentan untuk terkoreksi membentuk wave [v] dari wave C. Untuk level koreksi ANTM terdekat berada pada area retracement 14.6 di 420 dan idealnya berada pada range 220-280. 
Sell on Strength: 460-500

BMRI - Sell on Strength (4,940)
Meskipun ditutup menguat 10,5% pada Jumat lalu (27/3), namun kami memperkirakan posisi BMRI sudah berada di akhir wave 4 dari wave (C) dari wave [Y], dimana penguatan BMRI akan berlangsung terbatas dan rentan terkoreksi untuk membentuk wave 5. Perhatikan level-level retracement yang telah kami berikan sebagai area koreksi BMRI, level koreksi BMRI terdekat berada pada area 4,600 pada jangka pendek dan 3,000-3,550 pada jangka menengah.
Sell on Strength: 4,940-5,300

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...