google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 30 Maret 2020 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 30 Maret 2020

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Mar 30, 2020)
Investment Information Team
(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

U.S

Wall Street tumbang ketika kasus virus di A.S. melewati 100.000

Saham Wall Street ditutup pada hari Jumat, mengakhiri lonjakan besar tiga hari setelah keraguan tentang nasib ekonomi AS muncul kembali dan jumlah kasus virus korona di negara itu naik.

Dow Jones merosot 4,06% dan berakhir pada 21.636,78 poin. S&P 500 kehilangan 3,37% menjadi 2.541,47. Nasdaq turun 3,79% menjadi 7.502,38.

Saham AS memperdalam kerugian mereka di akhir sesi, bahkan setelah Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui paket bantuan $2,2 triliun - yang terbesar dalam sejarah Amerika - untuk membantu orang dan perusahaan mengatasi penurunan ekonomi yang disebabkan oleh wabah coronavirus dan menyediakan rumah sakit dengan kebutuhan mendesak seperti suplai medis.

Amerika Serikat telah melampaui Cina dan Italia sebagai negara dengan kasus coronavirus terbanyak. Jumlah kasus A.S. melewati 100.000, dan jumlah kematian melebihi 1.500.

Eropa

Bursa Eropa turun setelah reli tiga hari, tetapi menandai minggu terbaik sejak 2011

Bursa Eropa ditutup di zona merah pada hari Jumat setelah anggota parlemen Uni Eropa gagal menyetujui paket penyelamatan virus korona dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengumumkan bahwa ia telah terinfeksi.

Indeks STOXX 600 ditutup turun 3,3%.

Dengan sebagian besar Eropa praktis terkunci karena virus, resesi akan segera terjadi. Anggota parlemen Uni Eropa pada hari Kamis memperpanjang batas waktu untuk menyetujui paket penyelamatan ekonomi yang komprehensif dua minggu atas perselisihan antara selatan yang sakit dan utara yang konservatif secara fiskal.

"Mungkin Boris menguji positif berkontribusi pada aksi jual, meskipun itu akan tetap terjadi," kata analis. “Intinya adalah bahwa pemulihan dari krisis ini akan jauh lebih lambat daripada yang diharapkan oleh konsensus. Dan itu akan lebih diperlambat oleh tingginya tingkat pengangguran dan kurangnya belanja modal. "

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...

Investasi untuk Lansia yang Ingin Punya Tabungan Warisan untuk Anak dan Cucu

Semakin mendekati usia senja pasti banyak dari Anda yang sudah mulai memikirkan bagaimana cara menabung untuk bekal masa depan anak dan cucu di masa depan alias warisan atau bisa juga untuk kepentingan lainnya di beberapa tahun kedepan. Seperti yang sudah diketahui, pada usia senja tidak banyak kegiatan yang bisa dilakukan termasuk kegiatan untuk menghasilkan uang atau mencicil aset. Faktornya bisa karena tubuh yang sudah tidak sanggup beraktivitas seperti dulu dan terbatasnya pilihan yang bisa dikerjakan secara aman dan nyaman untuk para lansia. Tapi tenang saja, yang lain bisa terbatas tapi tidak untuk investasi. Dengan berinvestasi Anda tidak perlu lagi bingung bagaimana meng alokasikan sebagian dana pensiun atau penghasilan saat ini ke hal yang bisa disimpan, dikelola bahkan dikembangkan lagi untuk dijadikan bekal masa depan anak dan cucu atau untuk cita-cita lainnya. Berikut jenis-jenis investasi yang cocok untuk para orang tua yang sudah memasuki usia lansia (lanjut usia): 1. Dep...