google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | LPPF, TKIM, PGAS, UNTR Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | LPPF, TKIM, PGAS, UNTR

MNC Daily Scope Wave

15 April 2020

IHSG kemarin (14/4) ditutup menguat cukup agresif sebesar 1,79% ke level 4,706. Kami memperkirakan IHSG masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya untuk membentuk wave C dari wave (4) (skenario biru) atau wave 1 (skenario merah) ke area 5,000-5,100. Skenario penguatan IHSG tersebut akan gagal apabila ternyata IHSG menembus level 4,394 secara agresif.
Support: 4,650, 4,550
Resistance: 4,730, 4,800

LPPF - Buy on Weakness (1,360)

Pada perdagangan kemarin (14/4), LPPF menguat secara agresif dan disertai volume penjualan yang agresif juga. Kami memperkirakan LPPF saat ini sedang berada pada awal dari (c) dari wave [a], dimana LPPF masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,260-1,320
Target Price: 1,610, 1,840, 2,400
Stoploss: below 1,080

TKIM - Buy on Weakness (5,400)

Kemarin (14/4), TKIM menguat secara agresif disertai dengan tekanan beli yang cukup besar dan posisi TKIM saat ini berada di atas MA5 dan MA20. Kami perkirakan posisi TKIM saat ini sedang berada di wave [iii], sehingga TKIM masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 5,100-5,280
Target Price: 5,825, 7,000, 8,000
Stoploss: below 3,750

PGAS - Buy on Weakness (900)

Menguat cukup signifikan dan disertai dengan volume beli yang agresif membuat PGAS ditutup menguat 8,4% kemarin (14/4). Posisi PGAS saat ini kami perkirakan sedang berada pada awal wave [c] dari wave 4. Dimana PGAS masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. 
Buy on Weakness: 850-875
Target Price: 1,000, 1,200
Stoploss: below 710

UNTR - Sell on Strength (18,250)

Penguatan UNTR yang terjadi kemarin (14/4), merupakan bagian dari wave [v] dari wave 1, dimana UNTR akan berpotensi menguat dalam jangka pendek untuk menyelesaikan wave [v] dari wave 1. Setelahnya, pergerakan UNTR akan cenderung terkoreksi untuk membentuk wave 2, adapun arah koreksi UNTR kami perkirakan terdekatnya berada pada area 17,650 dan idealnya koreksi UNTR akan berada pada range 14,800-17,000.
Sell on Strength: 18,250-19,000

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Berita Saham BCAP 22 Mei 2017

MNC KAPITAL INDONESIA BERNIAT TAMBAH MODAL TANPA HMETD IQPlus, (22/05) - PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP) akan melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) sebanyak-banyaknya 406.627.281 saham dengan nominal Rp100 atau maksimal 7,43% dari seluruh saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Menurut keterangan perseroan Senin disebutkan bahwa Penambahan Modal Tanpa HMTED ini memerlukan persetujuan terlebih dahulu dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 30 Mei 2017 mendatang. Rencananya dana hasil PMTHMETD ini setelah dikurangi biaya-biaya akan digunakan untuk investasai dan modal kerja untuk perseroan dan entitas anak dengan pembagian 70% dan 30%. Bagi pemegang saham perseroan akan mengalami dilusi kepemilikan saham secara proporsional sesuai dengan jumlah saham baru yang dikeluarkan maksimal 6,92%. Dilusi ini menurut perseroan relatif kecil dan terjadi pada harga pasar sehingga tidak me...

INDUSTRI LOGAM DAN BAJA TUMBUH POSITIF TAHUN 2021.

Meskipun tantangan Covid-19 masih belum berakhir, kinerja industri nasional cukup menggembirakan dibanding tahun 2020, dengan indikasi rata-rata Purchasing Manager's Index (PMI) selama 2021 menunjukkan angka 50 atau ada dalam ahap ekspansif. Hal ini juga ditunjukkan oleh kinerja sektor industri logam dan baja yang turut mengalami pertumbuhan positif selama tahun 2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III tahun 2021, sektor industri logam dengan HS 72-73 mampu tumbuh di atas 9,82 persen. Kinerja ini juga didukung ekspor produk baja hingga November 2021 mencapai USD19,6 miliar dan mengalami surplus sebesar USD6,1 miliar. Direktur Industri Logam, Direktorat Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Budi Susanto mengemukakan, pertumbuhan positif sektor baja akibat upaya pengendalian yang dilakukan pemerintah dengan konsep smart supply demand, yang diterapkan dengan berpihak pada industri baja nasional mulai dari sektor hulu...

Puradelta (DMAS) Raih Marketing Sales Rp1 Triliun Di Semester I 2023

PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) selaku pengembang Kota Deltamas Cikarang menyampaikan bahwa peruusahaan meraih prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp1 triliun pada semester pertama tahun 2023, atau sekitar 59,7% dari target marketing sales tahun 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Perolehan marketing sales tersebut menjadi tolok ukur kalau kebutuhan ruang serta produk komersial maupun area industri masih cukup tinggi. Hal itu dikatakan, Direktur Sales & Marketing PT Puradelta Lestari Tbk, Stanley W. Atmodjo, dalam keterangan tertulisnya, yang dikutip, Rabu (16/8). Untuk meningkatkan produk komersial, kata Stanley W. Atmodjo, perusahaan kembali meluncurkan klaster komersial terbaru yakni Greenland Square yang mengusung konsep commercial lot berlokasi di Jalan Utama Kota Deltamas. "Ruang komersial telah menjadi sarana pendukung untuk sebuah kawasan hunian seiring terus berkembangnya populasi di kawasan residensial. Kami menghadirkan kawasan komersial premium Greenland Square di K...