google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham UNTR, TKIM, ACES, EXCL oleh MNC Sekuritas 22 Juli 2020 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham UNTR, TKIM, ACES, EXCL oleh MNC Sekuritas 22 Juli 2020

MNC Daily Scope Wave

22 Juli 2020

Kemarin (21/7), IHSG ditutup menguat 1,2% ke level 5,114, dengan demikian IHSG telah menembus resistance terdekatnya yang berada di 5,111. Selanjutnya IHSG kami perkirakan akan menguji resistance berikutnya di 5,140, apabila IHSG mampu menembus 5,140 maka IHSG akan menuju ke 5,200-5,300 untuk membentuk wave [c] dari wave 5. Meskipun demikian, perhatikan support 5,022, apabila berhasil tertembus maka kami memperkirakan IHSG memiliki kecenderungan untuk menguji level 4,950-5,000.
Support: 5,022, 4,982
Resistance: 5,140, 5,260

UNTR - Buy on Weakness (19,325)

Pada perdagangan kemarin (21/7), UNTR menguat secara agresif sebesar 5% dan ditutup di 19,325. Kami memperkirakan penguatan UNTR tersebut merupakan bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave 3, sehingga UNTR berpeluang untuk melanjutkan penguatannya kembali.
Buy on Weakness: 18,950-19,200
Target Price: 20,000, 20,500
Stoploss: below 18,100

TKIM - Buy on Weakness (7,200)

Kemarin (21/7), TKIM ditutup menguat 1,4% ke level 7,200 namun dengan volume pembelian yang belum begitu besar. Selama TKIM tidak terkoreksi di bawah 6,700, maka kami perkirakan saat ini TKIM sedang berada pada bagian wave [v] dari wave C, sehingga TKIM masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 7,000-7,200
Target Price: 7,500, 8,000
Stoploss: below 6,700

ACES - Buy on Weakness (1,650)

ACES menguat signifikan sebesar 6,1% ke level 1,650 dan diikuti dengan volume beli yang besar. Kami memperkirakan penguatan ACES merupakan bagian dari wave v dari wave (c) dari wave [iii], sehingga ACES masih berpeluang melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,600-1,650
Target Price: 1,700, 1,800
Stoploss: below 1,550

EXCL - Sell on Strength (2,840)

Kemarin (21/7), EXCL dtutup terkoreksi 1% di level 2,840. Kami memperkirakan selama EXCL belum mampu menguat menembus 3,000, maka posisi EXCL saat ini sedang membentuk wave (B). Kami perkirakan koreksi terdekat EXCL berada pada area 2,700 dan 2,400, silahkan pergunakan level tersebut sebagai level buyback.
Sell on Strength: 2,840-2,920

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...