google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham ASII, SMGR, TBIG, UNTR oleh MNC Sekuritas 7 Agustus 2020 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ASII, SMGR, TBIG, UNTR oleh MNC Sekuritas 7 Agustus 2020

MNC Daily Scope Wave

07 Agustus 2020

Pada perdagangan kemarin (6/8), IHSG bergerak menguat dan menembus level resistance di 5,162. Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan bergerak menuju area 5,200-5,230 (skenario hitam) untuk membentuk wave 5 pada pola diagonal. Tetap perhatikan support IHSG pada area 5,090-5,100, apabila menembus area tersebut maka pergerakan IHSG akan mengarah ke 5,020-5,050.
Support: 5,090, 5,020
Resistance: 5,200, 5,230

ASII - Buy on Breakout (5,225)

Kemarin (6/8), ASII ditutup menguat 3,5% dengan volume yang cukup besar. Kami memperkirakan pergerakan ASII saat ini sedang berada di awal wave (iii) dari wave [v] dari wave C, penguatan ini akan lebih terkonfirmasi apabila ASII sanggup menembus pada resistance 5,450.
Buy on Breakout: 5,225
Target Price: 5,500, 5,700
Stoploss: below 4,950

SMGR - Buy on Weakness (9,600)

SMGR ditutup menguat 1,6% ke level 9,600 pada perdagangan kemarin (6/8) dan disertai dengan peningkatan volume. Kami perkirakan selama SMGR belum sanggup untuk menembus 10,150, maka pergerakan SMGR berpotensi untuk membentuk pola triangle. Hal ini berarti pergerakan SMGR selanjutnya berpeluang menguat untuk membentuk wave D dari wave (B).
Buy on Weakness: 9,375-9,550
Target Price: 9,800, 10,000
Stoploss: below 9,150

TBIG - Buy on Weakness (1,305)

Penguatan yang terjadi pada TBIG sebesar 2,4% kemarin (6/8), kami perkirakan merupakan bagian dari wave [iii] dari wave C, sehingga pergerakan TBIG selanjutnya masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya.
Buy on Weakness: 1,270-1,300
Target Price: 1,370, 1,450
Stoploss: below 1,200

UNTR - Sell on Strength (23,775)

Kemarin (6/8), UNTR bergerak menguat signifikan sebesar 10,5% dan ditutup di level 23,775. Kami memperkirakan pergerakan UNTR sudah berada di akhir wave [v] dari wave 3 dari wave (C), dimana penguatan UNTR sudah relatif terbatas dan rentan terkoreksi untuk membentuk wave 4. Adapun level koreksi UNTR diperkirakan berada pada area 21,000-22,500, level koreksi tersebut dapat digunakan sebagai level buyback.
Sell on Strength: 23,775-24,000

Disclaimer On

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Orang Terkaya: George Soros, Investor Kakap yang 'Merusak' Bank Inggris

Salah satu orang terkaya, George Soros memiliki kekayaan bersih USD8,6 miliar (Rp124 triliun). Soros merupakan pendiri dan ketua Soros Fund Management LLC. Dia berada di peringkat 56 orang terkaya di Amerika oleh Forbes dan orang terkaya ke-162 secara global. Soros mengumpulkan kekayaannya sebagai salah satu spekulan terbesar dunia di pasar keuangan global. Taruhannya yang terkenal melawan pound Inggris pada tahun 1992 menghasilkan keuntungan lebih dari USD1 miliar dan memberinya gelar "orang yang merusak Bank of England". Quantum Fund miliknya menghasilkan pengembalian tahunan 35% selama 25 tahun. Selain itu, kegiatan filantropisnya telah menuai banyak pujian, sementara pernyataan politiknya memicu banyak kontroversi. George Soros lahir di Budapest, Hongaria, pada 12 Agustus 1930. Nama belakang kelahiran Yahudinya adalah Schwartz. Ayahnya mengubah nama belakangnya menjadi Soros pada tahun 1936 untuk menghindari potensi masalah dengan agama mereka. Ayah George Soros, Tivadar,...

PT Ciputra Development Tbk Optimis Target Marketing Sales Tahun Ini Tercapai

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) optimis target marketing sales tahun ini dapat tercapai. S epanjang 2021, emiten properti ini membidik marketing sales Rp 5,9 triliun Direktur CTRA, Tulus Santoso menjelaskan optimisme itu berangkat dari capaian marketing sales perusahaan di semester I-2021 yang telah melebih 50% dari target. "Pencapaian (marketing sales) semester 1 sekitar 61% dari target full year jadi mestinya akan tercapai," ujarnya kepada Kontan.co.id, Jumat (3/9). Selain itu, optimisme perusahaan kian kuat dengan adanya perpanjangan insentif yang diberikan pemerintah pada sektor properti. Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang jangka waktu pemberian insentif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk pembelian rumah tapak dan unit hunian rumah susun hingga Desember 2021. Tulus menyambut baik akan perpanjangan insentif tersebut, sebab pemberian insentif tersebut memberikan efek positif terhadap marketing sales perusahaan. Ia menuturkan dampak sale...

SAHAM BEEF ALAMI OVERSUBSCRIBED HINGGA 86,11 KALI

IQPlus, (10/01) - Perusahaan makanan olahan PT Estika Tata Tiara Tbk (BEEF) hari ini resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI). Artinya, BEEF menjadi emiten kedua yang berhasil listing melalui proses penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO). Direktur Utama PT Estika Tata Tiara Tbk Yustinus Sadmoko mengatakan, perseroan melepas sahamnya sebanyak 376.862.500 saham baru atau sekitar 20% dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh. "Saham BEEF mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga 86,11 kali dari  porsi pooling,"ujarnya. Awal diperdagangkan, saham BEEF naik 140 poin atau 41,18% ke level Rp 480 dari harga IPO Rp 340. Saham BEEF ditransaksikan sebanyak 112 kali dengan volume sebanyak 66.680 lot dan menghasilkan nilai transaksi Rp 3,37 miliar. "Kami bersyukur, saham KIBIF sangat diminati investor sehingga mengalami oversubscribed.  Hal ini menandai investor percaya pada perusahaan,"ujarnya di gedung BEI Jakarta, Kam...